Frasa “Kemerdekaan RI”, menurut Mursyid Shiddiqiyyah, adalah ‘penghinaan’ bagi Bangsa Indonesia. Sebab, seolah-olah Bangsa Indonesia ini tidak pernah merdeka.
Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kemudian hari
Headline
Media Rakyat | Samudrafakta
Ruwatan Negara Lahirkan Petisi 18 Agustus Ditetapkan sebagai Hari Berdirinya NKRI
Sejarawan nasional Anhar Gonggong—yang juga hadir dalam Ruwatan Negara—menegaskan bahwa Indonesia harus membedakan antara kemerdekaan dan berdirinya negara.
KPK Diminta Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024
Ketua KPK Setyo Budiyanto memastikan proses berjalan cepat, bergantung hasil telaah barang bukti.
Anggaran Pendidikan 2026 Disorot: Guru Tersisih, Konstitusi Dilanggar?
Forum guru menilai, negara seharusnya memprioritaskan kesejahteraan guru swasta.
Cicit Syekhona Kholil Prihatin Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, PBNU Diminta Berbenah
Ia menegaskan siapa pun yang terbukti terlibat—termasuk oknum PBNU—wajib mengundurkan diri.
Merdeka 100 Persen! — Peringatan Tan Malaka Itu Masih Menggema hingga Kini
Tanpa transformasi struktural, Indonesia hanya berpindah dari kolonialisme Belanda ke penjajahan oleh elite pribumi.
Pemerintah Pusat Ikut Awasi Daerah yang Naikkan Pajak, Antisipasi Kasus Pati Terulang Lagi
Presiden Prabowo Subianto berpesan agar kepala daerah berhati-hati dalam komunikasi publik.
Prosesi Sakral Ruwatan Negara Dimulai, Wayang Mbah Gandrung Dikirab Sepanjang 45 Kilometer Menuju Situs Persada Sukarno
Prosesi ruwatan ini bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga simbol doa bersama agar bangsa Indonesia kembali ke cita-cita luhur para pendiri, sekaligus penghormatan kepada Sang Proklamator
10 Negara Pertama yang Akui Kemerdekaan Indonesia, Nomor 3 Mengejutkan
Dukungan dari negara lain sangat penting untuk meneguhkan kedaulatan dan membuka jalan diplomasi Indonesia di panggung global.
“Kemerdekaan Baru Dinikmati Segelintir Orang” – Anhar Gonggong Mengkritisi Makna ‘Indonesia Merdeka’
Bagi Anhar, kemerdekaan Indonesia baru sebatas simbol. Yang menikmati hanyalah segelintir orang: pejabat dan elite yang duduk di kursi kekuasaan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









