Whoosh membengkak dari USD4,5 miliar ke USD7,27 miliar. Tapi beda dari pola economic hit man 1970-an, kritiknya terbuka — dan jadi bahan evaluasi kebijakan.
Whoosh membengkak dari USD4,5 miliar ke USD7,27 miliar. Tapi beda dari pola economic hit man 1970-an, kritiknya terbuka — dan jadi bahan evaluasi kebijakan.
Headline
Kategori: Wawasan
Memperluas Khazanah Pengetahuan Umum, Biar Enggak Gagal Paham
Dari Ekonom Perusak ke Ekonom yang Melek Data: Pelajaran Perkins untuk Indonesia Hari Ini
Dari Confessions of an Economic Hit Man ke data BI hari ini: alat apa saja yang kini dimiliki Indonesia untuk mencegah pola economic hit man 1970-an terulang?
“Tamu Tak Tahu Diri” dan Ekonom Perusak: Indonesia Memang Kedatangan Tamu Semacam Itu
Sindiran Prabowo soal “tamu tak tahu diri” mengingatkan pada pengakuan John Perkins di Confessions of an Economic Hit Man. Benarkah polanya masih berjalan di Indonesia hari ini?
TNI Jaga Rumah Jaksa: Ini Aturan di Baliknya
Puluhan tentara bersenjata menjaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah bikin geger. Ini penjelasan soal Perpres 66/2025—dasar hukumnya, cakupannya, dan polemik yang mengikutinya.
Prabowo Resmikan B50, Sawit Kini Ada di Setengah Tangki Solar Kamu
Prabowo resmi luncurkan B50 di Karawang, 9 Juli 2026. Indonesia diklaim jadi negara pertama di dunia. Tapi ada ironi ekonomi yang belum banyak dibicarakan.
Rupiah Kini Lebih “Murah” dari Zaman Krismon, Tapi Ini Bukan 1998
Rupiah tembus Rp 18.000, lebih lemah dari puncak krismon 1998. Tapi kenapa tak ada kepanikan? Ini beda mendasar krisis dulu dan sekarang.
Budaya Masuk Sensus, Tapi Apakah Perajinnya Ikut Terhitung?
Sensus Ekonomi 2026 memetakan sektor kreatif bernilai Rp1.757,87 triliun dan menyerap 27,4 juta pekerja. Tantangannya, apakah perajin, sanggar, dan usaha budaya rumahan ikut terbaca dalam kebijakan?
Gotong Royong Bertahan di Negeri yang Makin Timpang
Gotong royong bukan sekadar tradisi—ia sedang berevolusi di tengah ekonomi yang makin timpang. Dari sambatan Jawa hingga crowdfunding digital, nilai tertua Indonesia ini diuji oleh logika pasar yang tak pernah berpihak pada yang lemah.
Koperasi Tanpa Roh Hatta: Ketika Negara Mendirikan yang Seharusnya Tumbuh Sendiri
Koperasi Merah Putih didirikan lewat instruksi presiden. Bung Hatta merumuskan koperasi harus tumbuh dari bawah, sukarela, dan demokratis. Dua visi yang bertabrakan — mana yang akan bertahan?
Tan Malaka dan Pertanyaan tentang Pancasila
Membaca kembali pemikiran Tan Malaka membuka pertanyaan kritis tentang kemerdekaan, keadilan sosial, dan relevansi Pancasila di Indonesia masa kini.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.




