Susunan panitia yang akomodatif ini mengisyaratkan bahwa PBNU memilih jalur kompromi untuk menghindari perpecahan terbuka sebelum peluit Muktamar berbunyi. Pertanyaannya kini, mampukah Amin Said Husni mengimbangi dominasi duet Gus Ipul dan M Nuh di lapangan? Warga Nahdliyin akan segera melihat adu strategi ini tergelar pada Juli mendatang.***
Dinamika Muktamar NU 2026: Kompromi Faksi Gus Ipul-M Nuh dan Poros Gus Yahya di Kepanitiaan





