Dinamika Muktamar NU 2026: Kompromi Faksi Gus Ipul-M Nuh dan Poros Gus Yahya di Kepanitiaan

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul didaulat menjadi Ketua Organizing Committee (OC) atau panitia pelaksana Muktamar NU 2026. - Istimewa
Aroma kompromi faksi hiasi susunan Panitia Muktamar NU 2026. Duet Gus Ipul-M Nuh imbangi representasi kubu Gus Yahya. 

​Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai memanaskan mesin organisasi jelang Muktamar 2026. Menariknya, susunan panitia inti yang baru saja terbentuk memancarkan aroma kompromi politik antar-faksi.

Kekuatan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Mohammad Nuh tampak berbagi panggung dengan poros loyalis Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

​Kompromi Kepentingan di Jantung Kepanitiaan

​Dinamika ini terkonfirmasi langsung dari pernyataan Gus Ipul saat berkunjung ke Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Minggu (29/3/2026). Mensos tersebut memastikan dirinya memegang kendali sebagai Ketua Organizing Committee (OC) atau panitia pelaksana.

Bacaan Lainnya

​Di pos panitia pengarah (Steering Committee/SC), Mohammad Nuh—yang dikenal memiliki kedekatan gerak dengan Gus Ipul—mengisi kursi strategis sebagai Sekretaris SC mendampingi Katib Aam PBNU. Konsolidasi dua tokoh ini mengisyaratkan satu gerbong kekuatan yang solid dalam merancang teknis dan arah Muktamar.

​Namun, poros Gus Yahya tentu tidak melepas kendali begitu saja. Posisi krusial Sekretaris OC dipercayakan kepada Amin Said Husni. Kehadiran Amin di jantung panitia pelaksana dinilai banyak pihak sebagai representasi sekaligus perpanjangan tangan Gus Yahya untuk mengimbangi manuver kubu Gus Ipul, memastikan agenda besar PBNU tetap berjalan di atas rel kepemimpinan saat ini.

​Konbes dan Munas Jadi Arena Pemanasan

​Sebelum pertarungan gagasan memuncak di Muktamar, kedua kubu akan lebih dulu menguji kekuatan lewat Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama. Gus Ipul mengungkapkan, dirinya juga memimpin kepanitiaan dua agenda prasyarat ini.

​”Sekarang kita lagi persiapan melengkapi struktur. Setelah itu kita menyusun materi untuk Konbes dan Munas, yang sekaligus akan bermuara menjadi materi Muktamar,” tegas Gus Ipul. Fase penyusunan materi ini diprediksi akan menjadi arena tarik-ulur kepentingan yang sesungguhnya antara faksi-faksi dominan di PBNU.

​Adu Strategi Menuju Tengah Tahun

​Waktu konsolidasi semakin sempit. Gus Ipul menargetkan gelaran Muktamar NU akan berlangsung pada pertengahan tahun ini, mengambil momentum antara bulan Juli atau maksimal Agustus 2026.

Pos terkait