Berkah Tukin Militer dan Ironi Perjuangan Hidup Guru Honorer

Ilustrasi ironi kenaikan gaji TNI-ASN Kemenhan dan gaji guru honorer. (AI Generate) 

​“Untuk guru-guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), untuk dosen, untuk tenaga kesehatan di daerah 3T itu kita perhatikan mengenai tunjangan bagi mereka yang mengabdikan diri di tempat sulit,” kata Prasetyo.

​Meski demikian, pengamat pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jejen Musfah mendesak pembenahan dilakukan secara nasional. Negara wajib menjamin penghasilan yang manusiawi bagi seluruh guru tanpa terjebak sekat birokrasi.

​“Peran guru sangat strategis bagi kemajuan bangsa. Jika kesejahteraan mereka terus diabaikan, sulit berharap kualitas pendidikan meningkat. Kalau ingin bangsa ini maju, guru harus disejahterakan,” tegas Jejen. ***

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan