Surat Terbuka Suami Eks Dirut ASDP ke Presiden Prabowo: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Mantan Dirut ASD Ira Puspadewi usai sidang vonis, Kamis (20/11/2025). - Samudrafakta/Kontributor

Dalam surat tersebut, keluarga menyebut audit BPK tertanggal 14 Maret 2023 menyatakan hasil wajar atas transaksi akuisisi. Akuisisi itu meningkatkan jumlah kapal komersial ASDP dari 73 menjadi 126 unit dan menaikkan pangsa pasar menjadi 33,5 persen. Jumlah armada ASDP setelah akuisisi tercatat mencapai 220 kapal yang melayani 317 lintasan.

Zaim juga menyoroti dampak sosial dan personal yang dialami keluarga setelah proses hukum berjalan. Ia menyebut foto penangkapan dan penggunaan rompi oranye oleh para mantan direksi memberi tekanan besar bagi keluarga, meski menurutnya tidak ditemukan bukti aliran dana korupsi.

Dalam surat itu, Zaim turut memaparkan profil profesional tiga mantan direksi tersebut. Harry disebut sebagai lulusan berprestasi Universitas Indonesia yang berpengalaman di sektor pengembangan usaha BUMN dan swasta. Yusuf dikisahkan meniti karier dari tenaga kontrak hingga menjadi direksi dengan pengalaman lapangan di berbagai daerah. Sementara Ira disebut sebagai eksekutif perempuan dengan pengalaman internasional, termasuk memimpin transformasi ASDP setelah bertugas di PT Sarinah dan PT Pos Indonesia.

Bacaan Lainnya

Keluarga berharap Presiden Prabowo dapat memberikan perlindungan hukum dan memastikan proses penegakan hukum berjalan objektif. Mereka menilai kasus ini membawa dampak signifikan bagi kehidupan para mantan direksi dan keluarga.

Surat itu ditutup dengan permohonan agar Presiden mempertimbangkan kondisi tiga mantan direksi ASDP tersebut. “Hidup mereka serta kami keluarganya telah dirusak. Padahal mereka tidak berbuat kejahatan apa pun,” tulis Zaim dalam surat yang ditandatangani sebagai perwakilan keluarga.***

Pos terkait