Kapolri Nyatakan Siap Mundur Bila Terima Uang dari Judol

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Instagram @listyosigitprabowo)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan siap mengundurkan diri dari jabatanya bila terbukti menerima uang dari aktivitas judi online alias judol.

“Kalau kedapatan (terima uang) judi online, saya mundur,” kata Jenderal Listyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2024).

Kapolri meminta seluruh anak buahnya untuk serius memberantas judol. Dia juga menegaskan tak akan segan-segan memproses hukum bila ada polisi yang kedapatan melindungi bandar judol.

“Kalau ada Anda terlibat atau takut, pilihannya silakan mundur, sama dengan saya. Saya minta seluruh anggota jajaran tidak ada pembiaran, apalagi ikut serta,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sigit, di hadapan legislator Senayan, juga menerangkan beberapa upaya Polri yang menunjukkan keseriusan dalam memberantas judol.

“Beberapa waktu ini kami telah melakukan penegakan hukum terkait dengan judi online. Salah satunya yang kita proses di kasus SLOT82-78, kita mengungkap dua payment gateway, dengan total 10 tersangka dan aset yang kita sita Rp83,9 miliar,” kata Sigit.

Kasus kedua, kata Listyo, adalah pengungkapan rekening penampung judi online lintas negara. Para pelaku dalam kasus ini mengoperasikan rekening-rekening itu untuk menampung uang hasil judi.

“Menangkap pelaku pengelola rekening penampung judi online yang dikendalikan jaringan Cengkareng, Kamboja. Kita amankan 8 tersangka. Rekening yang dikirim ke operator judol ke Kamboja selama bulan Mei 2022 sampai Oktober 2024 sebanyak 4.234 rekening. Telah dikirim ke Kamboja. Estimasi perputarannya Rp21 M per hari,” kata Sigit.

Selain itu, tentu saja, kasus yang bersumber dari orang-orang yang bekerja di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Mirisnya, lanjut mantan Kabareskrim itu, mereka justru menjadi pembina situs judi online agar tidak diblokir.

“Oknum Komdigi, saat ini terus kita kembangkan. Kemarin kami menangkap di Malaysia, tadi malam kita bawa pulang. Dan saat ini sedang kita lakukan pengembangan, mengarah ke oknum atau ke bandar yang sedang kita dalami,” kata Sigit.***

Pos terkait