Dalam riuh sorotan publik dan ramainya tafsir warganet, Tina Astari angkat suara. Istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman itu mengklaim jika perjalanannya ke Eropa hanyalah urusan seorang ibu, bukan agenda seorang istri menteri.
__________
Istri Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, Agustina Hastarini atau yang dikenal juga sebagai Tina Astari, memberikan penjelasan terkait perjalanannya ke sejumlah negara di Eropa yang belakangan menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa perjalanan tersebut bukan bagian dari agenda kementerian, melainkan kegiatan pribadi yang berkaitan dengan putrinya.
Pernyataan ini disampaikan Tina melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @tina.astari, pada Sabtu, 5 Juli 2025. Dalam unggahan tersebut, Tina menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Eropa bertujuan untuk mendampingi putrinya yang mengikuti ajang Eurofolk 2025, sebuah festival budaya antarnegara yang diikuti oleh rombongan sekolah.
“Saya berangkat mendampingi anak saya yang berusia 12 tahun untuk mengikuti festival budaya. Perjalanan ini sudah direncanakan sejak Mei dan seluruh biaya ditanggung secara pribadi,” tulis Tina.
Tina juga membantah keterkaitannya dengan surat permintaan pendampingan dari kementerian yang beredar di media sosial. Ia menegaskan tidak pernah mengajukan permohonan tersebut.
“Mengenai surat yang mencantumkan nama saya dan meminta pendampingan, saya benar-benar tidak tahu-menahu,” ujar Tina dalam unggahan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dirinya telah tiba di Eropa sejak 29 Juni 2025, sedangkan surat yang ramai dibicarakan tertanggal 30 Juni 2025. “Sejak saya tiba dan selama saya berada di sini, tidak ada pendampingan dari pihak mana pun selain rombongan sekolah dan guru pendamping,” katanya.
Sebelumnya, beredar surat dengan kop Kementerian Koperasi dan UKM yang ditujukan kepada tujuh Kedutaan Besar RI di Eropa. Surat bernomor B-466/SM.UMKM/PR.01/2025 itu meminta pendampingan untuk kunjungan istri Menteri UMKM ke delapan kota, termasuk Istanbul, Sofia, Amsterdam, dan Paris, selama 30 Juni hingga 14 Juli 2025.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman juga telah memberikan klarifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahwa perjalanan istrinya tersebut tidak menggunakan fasilitas negara dalam bentuk apa pun.***





