Keenam, ‘hadits’ yang diklaim menerangkan tentang ganjaran neraka bagi perokok tembakau. Redaksionalnya seperti ini: “Diriwayatkan dari ‘Abd al-Raḥmân Ibn ‘Aûf dari Nabi Saw. berkata: siapa yang menghirup asap tembakau meskipun hanya sekali maka akan dimasukkan api neraka ke dalam perutnya dan dimandikan jantungnya dengan api neraka.”
Ketujuh, ‘hadits’ yang diklaim menerangkan tentang empat tumbuhan terkutuk atau yang dibenci Allah Swt. Redaksionalnya seperti ini: “Dari Nabi Saw: siapa yang memakan empat buah ini, yaitu al-Banj (semacam tumbuhan untuk membius/anastetik), tembakau, opium, maka yang demikian dikutuk oleh Allah.”
Benarkah itu semua? Validkah? Untuk memastikannya, mari kita kupas satu per satu.
Berdasarkan analisa lafaz, hadits yang berbicara tentang tembakau, atau menghisap tembakau itu, agaknya sulit untuk ditemukan validitasnya. Pasalnya, setelah penulis melakukan penelusuran hadits secara mendetail melalui kitab Al-Mu‘jam al-Mufahras li al-Fâẓ al-Ḥadîth al-Nabawî, tidak ditemukan redaksi sebagaimana yang diklaim terdapat di dalam ‘hadits-hadits’ tersebut.
Misalnya ‘hadits’ pertama, yang berbicara tentang ketiadaan syafaat Nabi bagi perokok yang tidak bertaubat itu. Besar kemungkinan itu merupakan hadits palsu. Sebab, selain tidak mencantumkan sanadnya secara pasti, ‘hadits’ yang dimaksud juga tidak memiliki rujukan yang jelas—sehingga sulit diketahui diriwayatkan dari siapa.
Hal yang sama juga berlaku pada ‘hadits’ lainnya. Dalam ‘hadits’ yang diklaim berbicara perumpamaan orang yang merokok di dalam masjid, di akhir hadits yang kedua, penulisnya mengklaim merujuk pada kitab Mukhtaṣar al-Anwâr. Sedangkan ‘hadits’ selanjutnya, yang berbicara tentang efek merokok, mengklaim bersanad pada ‘Abdullah bin ‘Abbâs.
Namun, setelah penulis melakukan pencarian riwayat yang dimaksud, terutama menggunakan kitab musnad yang secara spesifik menghimpun hadits-hadits yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Abbâs, seperti kitab Musnad Aḥmad bin Ḥanbal, riwayat tersebut, ataupun riwayat sejenisnya, tidak ditemukan.





