Penurunan penjualan rokok PT Gudang Garam dan melimpahnya stok membuat pabrik rokok yang berpusat di Kediri, Jawa Timur itu, menghentikan sementara pembelian tembakau dari Temanggung. Petani waswas, pemerintah daerah mencari siasat.
__________
Langit cerah Temanggung tak cukup menghapus kabut kegelisahan di ladang-ladang tembakau. Pasalnya, sejak awal Juni, kabar kurang sedap datang dari Kediri, markas besar PT Gudang Garam. Salah satu perusahaan rokok besar itu menghentikan sementara pembelian bahan baku tembakau dari Temanggung—salah satu lumbung tembakau terbaik di Indonesia.
“Situasinya memang sedang tidak kondusif untuk pembelian,” kata Bupati Temanggung, Agus Setyawan, saat ditemui wartawan di Temanggung, Ahad, 15 Juni lalu. Agus ketika itu baru saja kembali dari kunjungan ke fasilitas Gudang Garam di Kediri, bareng perwakilan DPRD dan Komite Pertembakauan Kabupaten Temanggung.
Kata Agus, ada dua sebab utama kenapa Gudang Garam menyetop belanja tembakau. Pertama, adanya tren penurunan signifikan dalam penjualan rokok secara nasional. Kedua, harga saham PT Gudang Garam terus tergerus di pasar.
Kombinasi keduanya membuat perusahaan mengambil langkah efisiensi, termasuk menyetop pasokan dari wilayah tertentu.




