Pertama adalah ‘hadits’ yang diklaim menerangkan bahwa penghisap tembakau tidak akan mendapat syafaat dari Nabi Saw. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, ‘hadits’ yang dimaksud kurang lebih seperti ini: “Nabi Muhammad Saw. bersabda: siapa yang menghisap tembakau dan tidak bertaubat hingga dia meninggal, maka dia tidak akan mendapat syafaatku pada hari kiamat.”
Yang kedua adalah ‘hadits’ yang diklaim menjelaskan perumpamaan orang yang merokok di dalam masjid sama dengan orang yang sedang meminum darah haid. Redaksional ‘hadits’ itu berbunyi seperti ini: “Nabi Muhammad Saw. bersabda: siapa yang merokok di dalam masjid seperti seseorang yang meminum (darah) haid, dan siapa yang meminum (darah) haid, maka sesungguhnya (perbuatan itu) lebih ekstrim daripada meminum khamar.”
Ketiga, ‘hadits’ yang diklaim menjelaskan efek merokok, yang artinya: “Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas dari Nabi Muhammad Saw. bersabda: akan datang suatu masa (di mana) umatku meminum (minuman) neraka yang terbuat dari daun tembakau yang menghasilkan enam efek, (yaitu) pertama, hati mereka menjadi hitam; kedua, lidah mereka menjadi hijau; ketiga, pemahaman atau akal mereka menjadi hilang; keempat, kebesaran atau kemuliaan mereka menjadi berkurang; kelima, penglihatan mereka menjadi berkurang; dan keenam, mereka akan mendapat azab di dalam kubur selamanya. Memakan tembakau dan menghisap asapnya merupakan perbuatan haram.”
Keempat, ‘hadits’ tentang ketiadaan syafaat bagi orang yang merokok, yang bunyinya: “Muḥammad Al-Qawâlî berkata dari Nabi Saw: siapa yang menghisap asap tembakau dan tidak bertaubat hingga ia meninggal, maka dia tidak akan memperoleh syafaatku pada hari kiamat, dan siapa yang meragukan hal ini maka ia (menjadi) kafir.”
Kelima, ‘hadits’ yang diklaim menerangkan tentang tumbuhan yang berasal dari air kencing setan, yang berbunyi: “Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah berkata: akan datang suatu masa pada akhir zaman kaum yang mengudut asap (tembakau) dan mereka berkata berasal dari umatku, (padahal) mereka bukanlah umatku. Tumbuhan itu adalah daun kayu pahit yang diciptakan dari air kencing setan yang Allah laknat hingga Allah berkata kamu (setan) tidak memiliki kuasa atas mereka, maka terkejut dan tercengang dan (setan) menciptakan tumbuhan ini dari air kencingnya, maka anak kecil maupun besar, laki-laki maupun perempuan (yang merokok dari tumbuhan itu) terlepas dari syafaatku dan aku juga berlepas dari mereka.”
Terdapat juga klaim tentang riwayat lain yang diyakini berasal dari Abu Hurairah, juga berbicara tentang tumbuhan yang diciptakan dari air kencing setan: “Rasulullah berkata: wahai Abu Hurairah, akan datang suatu masa pada akhir zaman di tengah umatku yang mengudut asap (tembakau) dan mereka berkata berasal dari umatku Muhammad, (padahal) mereka bukanlah umatku. Mereka berkata (bahwa) mereka dari golongan kanan (baik) dan (padahal) mereka berasal dari golongan kiri (buruk) dan tumbuhan itu adalah daun kayu pahit yang diciptakan dari air kencing setan yang Allah laknat dan binatang pun tidak memakan tumbuhan tersebut.”





