Masa Depan Pendidikan Dipertaruhkan: Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA Dihapus, Pakar Beri Peringatan!

Kemendikbudristek menghapus penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA. Foto:Kemendikbud

Menurut Holy, penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa memiliki beberapa kelebihan dan dampak positif. Ia menilai bahwa kesempatan yang lebih luas bagi siswa untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan tanpa terikat jurusan adalah hal yang penting dalam pendidikan. “Integrasi antar disiplin ilmu menjadi strategi untuk mewujudkan pembelajaran yang holistik,” jelasnya.

Holy mencontohkan bahwa pembelajaran tentang edukasi seksual pada remaja atau kesadaran ekologis bukan hanya tugas siswa jurusan IPA, tetapi seluruh siswa membutuhkan pembelajaran tersebut. “Dengan kebijakan baru ini, siswa bisa lebih fokus untuk membangun basis pengetahuan yang relevan dengan minat dan rencana studi lanjut mereka,” tegas Holy.

Ia menambahkan bahwa selama ini siswa memilih jurusan seringkali karena dorongan faktor-faktor lain seperti teman, gengsi, dan permintaan orang tua, bukan berdasarkan kebutuhan, minat, dan bakat mereka. Holy menegaskan bahwa penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa harus diterapkan dengan pertimbangan keleluasaan siswa dalam mengeksplorasi lebih banyak mata pelajaran sesuai kebutuhan, minat, bakat, dan aspirasi studi mereka.

Bacaan Lainnya

“Namun, sekolah tetap memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan dan merancang studi tersebut agar kebijakan ini bisa menjadi peluang bagi terwujudnya pendidikan yang holistik dan integrasi harmonis antar disiplin ilmu, sehingga siswa dapat menyerapnya dengan optimal,” pungkas Holy, yang juga dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).*

Pos terkait