Penggunaan gadget pada anak dapat memberikan manfaat jika dilakukan secara terkontrol. Namun, penggunaan yang berlebihan justru berpotensi menjadi bumerang karena dapat mengganggu minat baca, konsentrasi, hingga perkembangan fisik dan emosional anak.
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sri Lestari, mengingatkan bahwa anak-anak Generasi Z dan Generasi Alpha tumbuh beriringan dengan perkembangan teknologi sehingga memiliki paparan yang lebih besar terhadap penggunaan gadget.
“Jika penggunaan gadget berlebihan, dampak negatifnya akan lebih banyak daripada manfaat positifnya,” ujar Sri Lestari, dikutip Ahad (5/7/2026).
Gadget Bisa Ganggu Minat dan Konsentrasi Membaca Anak
Menurut dosen yang akrab disapa Tari tersebut, penggunaan gadget secara berlebihan dapat mengganggu fokus dan konsentrasi anak, terutama dalam aktivitas membaca.
Anak cenderung lebih tertarik membuka aplikasi hiburan seperti video di YouTube atau bermain gim dibandingkan membaca buku.
Padahal, proses menumbuhkan minat baca membutuhkan waktu yang panjang dan melibatkan keterampilan yang kompleks, mulai dari mengenal huruf dan bunyi hingga memahami isi bacaan secara utuh.
“Minat membaca perlu ditanamkan sejak dini, misalnya melalui kegiatan membacakan dongeng dan membaca nyaring kepada anak,” ujarnya.





