Namun menurut Aguk, Lakpesdam kini justru darurat figur baru yang mampu menghidupkan kembali tradisi kajian kritis, mengakar di pesantren, serta membawa visi transformasi berbasis nilai keagamaan dan sosial. “Sejak lahir, Lakpesdam memang diniatkan sebagai ruang intelektual yang membumi. Itu yang harus dikembalikan,” pungkasnya.***
Janji Erick Thohir Jadikan Lakpesdam NU Selevel Bappenas Dipertanyakan, Aktivis: Nyaris Tak Ada Gebrakan





