Gas Industri Mahal, Produksi Keramik Tertekan

Ilustrasi: Harga gas industri yang melonjak menekan pabrik keramik di Jawa Bagian Barat. Saat pasokan HGBT tak terpenuhi, utilisasi produksi turun di bawah 60 persen dan risiko pengurangan tenaga kerja mulai menguat.

Kemenperin mengusulkan evaluasi atau pencabutan skema Alokasi Gas Industri Tertentu agar produsen dapat menyalurkan gas sesuai alokasi dalam keputusan menteri. Untuk jangka panjang, kementerian mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Gas Bumi untuk Kebutuhan Dalam Negeri.

“Jika RPP Gas Bumi untuk Kebutuhan Dalam Negeri disahkan menjadi Peraturan Pemerintah, maka masalah gas industri terutama program HGBT selesai secara permanen,” kata Febri.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan