Dukungan dari negara lain sangat penting untuk meneguhkan kedaulatan dan membuka jalan diplomasi Indonesia di panggung global.
Whoosh membengkak dari USD4,5 miliar ke USD7,27 miliar. Tapi beda dari pola economic hit man 1970-an, kritiknya terbuka — dan jadi bahan evaluasi kebijakan.
Headline
Kategori: Wawasan
Memperluas Khazanah Pengetahuan Umum, Biar Enggak Gagal Paham
“Kemerdekaan Baru Dinikmati Segelintir Orang” – Anhar Gonggong Mengkritisi Makna ‘Indonesia Merdeka’
Bagi Anhar, kemerdekaan Indonesia baru sebatas simbol. Yang menikmati hanyalah segelintir orang: pejabat dan elite yang duduk di kursi kekuasaan.
Hari Pramuka: Jejak Panjang Gerakan Kepanduan di Indonesia
Menurut Munafsih dalam Ensiklopedia Pramuka Indonesia, Pramuka—singkatan dari Praja Muda Karana—berarti warga negara muda yang berkarya.
Istilah “HUT RI 17 Agustus” Dinilai Kekeliruan Sejarah Serius, Pakar Minta Revisi UU dan Kurikulum
Bangsa yang besar adalah bangsa yang berani meluruskan narasi, meskipun harus meninjau kembali sesuatu yang telah diwariskan selama puluhan tahun.
Pidato Sukarno Menegaskan 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Bangsa, Bukan Hari Lahir Negara
Proklamasi 17 Agustus 1945 merupakan puncak perjuangan rakyat untuk lepas dari penjajahan secara budaya, hukum, sosial, politik, dan ekonomi. Setelah itu barulah bangsa menyusun negara yang merdeka dan berkedaulatan rakyat.
Dari Snouck ke Globalisasi — Pahami Cara Kolonial ‘Menghapus’ Bangsa Indonesia
Setiap 17 Agustus, kita kibarkan bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan. Tapi, jika yang kita rayakan hanyalah “negara”, bukan bangsa, maka kemerdekaan kita perlahan jadi semu.
Agus Sunyoto: “Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus Itu Pembodohan Sejarah”
Manipulasi sejarah ini disebut terhubung dengan agenda globalisasi yang menghapus identitas kebangsaan.
Bangsa dan Negara Sering Disamakan, Padahal Berbeda — Simak Penjelasannya, Biar Tak Salah Paham
Kesalahan memahami keduanya bisa berakibat pada kekeliruan dalam melihat dinamika politik dan kehidupan bernegara, termasuk dalam merumuskan arah pembangunan nasional, menjaga integrasi sosial, hingga menyikapi konflik identitas.
Prabowo Tetapkan 18 Agustus Libur Nasional, Anhar Gonggong Mengingatkan Kembali: Itu Hari Lahirnya NKRI
Dalam teks Proklamasi, subjek yang digunakan jelas: “Kami Bangsa Indonesia…” — tidak disebut “kami pemerintah” atau “kami negara”.
Dari Sukarno ke Prabowo: Kilas Balik Jejak Pengampunan Politik di Indonesia
Dari amnesti Bung Karno kepada para pemberontak PRRI-Permesta hingga amnesti Prabowo kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong, tampak jelas bahwa instrumen pengampunan selalu digunakan dalam momen-momen penting sejarah politik Indonesia.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









