Dari fatwa jihad Kiai Hasyim Asy’ari hingga 10 November 1945, kisah santri Surabaya membuktikan bahwa doa bisa menjadi peluru dan pesantren menjadi benteng republik.
Kategori: Wawasan
Memperluas Khazanah Pengetahuan Umum, Biar Enggak Gagal Paham
Pertempuran Surabaya dan Jati Diri Bangsa yang Tak Kasat Mata
Kiai Tar menyebut Pertempuran Surabaya sebagai “Perang Badar Kubro Indonesia” dan menegaskan bahwa peristiwa itu adalah penampakan jati diri bangsa serta rahmat khusus bagi Indonesia.
Saat “Allah” Nyaris Diganti “Tuhan” dalam Pembukaan UUD, tapi Gagal
Mahfud MD menyebut perbedaan ini bukan sekadar salah tulis, melainkan jejak kompromi spiritual pendiri bangsa.
Banyak yang Belum Tahu: Peringatan Tsunami 28 Negara Ternyata Dikendalikan dari Jakarta
Tak banyak yang tahu, dalam latihan tsunami IOWave25, BMKG tak hanya menguji sistem nasional, tapi juga berperan vital sebagai Tsunami Service Provider (TSP) atau ‘penjaga’ peringatan dini untuk 28 negara di Samudra Hindia.
Karl Marx Bilang Agama Itu “Candu”, Tapi Ia Keliru: Agama adalah Jalan Pembebasan
Karl Marx keliru menyebut agama sebagai “candu bagi rakyat”. Dalam Islam, iman justru menjadi kekuatan pembebasan dan sumber keadilan sosial.
Asal-usul Simbol “@”: Dari Amphora Yunani ke Dunia Digital
Simbol “@” yang kini dikenal di alamat email ternyata berawal dari singkatan kata amphora bangsa Yunani dan berevolusi jadi ikon digital global.
Framing Sesat Soal Pesantren: Peneliti BRIN Sebut Publik “Ignoran Kebangetan”
Peneliti BRIN Amin Mudzakir menepis tudingan bahwa pesantren pro-kekerasan seksual, menyebutnya sebagai pandangan “ignoran” yang tak sesuai data faktual.
Sumitro Djojohadikusumo: Begawan Ekonomi yang Menolak Disebut Arsitek
Sumitro Djojohadikusumo, Begawan Ekonomi Indonesia yang rendah hati, mengajarkan bahwa ekonomi sejati adalah tentang manusia dan keberanian menjaga impian.
Belajar dari Descartes: Perlu Menepi dan Menjernihkan Pikiran di Tengah Banjir Informasi
Di tengah banjir informasi, filosofi Rene Descartes mengingatkan pentingnya menyaring pikiran dan meragukan sebelum percaya.
Fitnah Lama yang Berulang: Upaya Sistematis Merusak Marwah Pesantren
Ulasan tentang bagaimana fitnah terhadap pesantren yang berakar sejak masa penjajahan kini berulang lewat algoritma dan media sosial.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









