Bahtera Nuh
Selama berabad-abad, arkeolog amatir di seluruh dunia mengklaim telah menemukan keberadaan bahtera Nuh di sekitar Gunung Ararat di Turki, di mana perahu itu terdampar menurut kisah dalam kitab yang mereka percaya.
Namun, beberapa ahli meragukan kebenaran bahtera Nuh ada di sana. Mereka bahkan mempertanyakan apakah bahtera Nuh pernah dibangun. Ketidakpastian itu menjadikan penemuan bahtera Nuh masih menjadi misteri hingga kini.

Stonehenge
Stonehenge menjadi salah satu landmark yang dipercaya oleh para ilmuan berasal dari era prasejarah paling terkenal di dunia. Monumen ini terbuat dari batu megalitik yang diperkirakan berusia 4.000 tahun, dan menjadi situs menakjubkan yang pernah dibangun manusia.
Namun, hingga kini para arkeolog tidak menemukan satu pun teori terkait tujuan asli pembangunan monumen bersejarah di Inggris Raya ini.

Harta Karun Gulungan Tembaga
Gulungan tembaga kuno ditemukan di situs Qumran pada tahun 1952, di samping Gulungan Laut Mati. Gulungan ini diperkirakan dibikin 2.000 tahun lalu, saat Qumran masih diduduki Kekasairan Romawi.
Para peneliti memercayai gulungan ini mungkin menggambarkan harta karun berupa sejumlah besar emas dan perak yang disembunyikan oleh warga sekitar dari pasukan Romawi.

Sayangnya, hingga ini tidak ada yang mengetahui letak harta karun tersebut, sehingga kebenarannya masih dipertanyakan.
Hobbit
Temuan lainnya datang dari Flores, Indonesia, berupa tulang hominin purba mungil yang disebut Homo floresiensis—atau yang dijuluki hobbit— pada 2003. Awalnya temuan ini dipercaya sebagai milik manusia dengan microcephalia, suatu kondisi yang ditandai dengan kepala kecil dan perawakan pendek.
Namun, penemuan selanjutnya, berupa kerangka dengan ukuran yang sama, membuktikan Hobbit bukan hanya manusia kecil, tetapi merupakan spesies tersendiri. Namun, hingga kini, belum diketahui letak hobbit secara persis dalam silsilah nenek moyang manusia.






