John Herdman Akui Formasi Timnas Indonesia Bermasalah saat Dibantai Vietnam 3-0

John Herdman
Pelatih timnas Indonesia John Herdman. ---Dok PSSI

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui kerapatan formasi menjadi kelemahan utama yang membuat Skuad Garuda kalah telak 0-3 dari Vietnam  di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam.

Herdman memastikan aspek tersebut menjadi fokus evaluasi jelang laga hidup-mati melawan Singapura. “Saya rasa bagi kami, kami harus tetap menjaga kerapatan formasi. Baik saat kami menyerang maupun bertahan, formasi harus tetap rapat,” kata Herdman dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Kekalahan dari Vietnam menjadi hasil buruk pertama Indonesia setelah sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun, yakni mengalahkan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0.

Menurut Herdman, masalah Timnas Indonesia bukan hanya soal organisasi pertahanan, tetapi juga manajemen permainan yang harus diperbaiki sejak dari sisi pelatih.

Bacaan Lainnya

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Timnas Indonesia (@timnasindonesia)

“Manajemen pertandingan harus lebih baik. Itu dimulai dari pelatih, bukan dari pemain,” ujar Herdman dikutip dari Antara.

Ia menegaskan Indonesia tetap ingin memainkan sepak bola menyerang dan membangun serangan dari lini belakang, bukan sekadar bertahan lalu mengandalkan serangan balik. Namun strategi tersebut membutuhkan organisasi tim yang jauh lebih disiplin.

“Kami hanya harus mempelajari momen-momen yang tepat agar pertahanan kami rapat saat diserang dan transisi bertahan kami terorganisasi dengan lebih baik,” katanya.

Herdman menyebut transisi bertahan dan manajemen permainan akan menjadi pekerjaan rumah utama sebelum Indonesia bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus mendatang.

“Kami harus tetap bersatu karena kami masih memiliki satu pertandingan lagi untuk dimainkan, dan itu adalah pertandingan yang besar,” ucapnya.

Vietnam Tekan Indonesia Sejak Awal

Vietnam tampil dominan sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan Indonesia dengan intensitas tinggi. Strategi itu membuahkan hasil ketika Nguyễn Văn Vĩ membuka keunggulan pada menit keenam.

Delapan menit berselang, Nguyễn Hai Long menggandakan keunggulan Vietnam melalui serangan balik cepat yang membuat Indonesia tertinggal 0-2 sebelum turun minum.

Indonesia sempat berusaha bangkit pada babak kedua, tetapi kesulitan membongkar organisasi pertahanan Vietnam. Masuknya Nguyễn Xuân Son pada menit ke-63 justru semakin meningkatkan daya gedor tim tamu.

Setelah peluang pertamanya digagalkan Nadeo Argawinata, Xuân Son akhirnya mencetak gol pada menit ke-71 usai menerima umpan panjang Nguyễn Hoàng Đức sekaligus memastikan kemenangan Vietnam 3-0.

Hasil tersebut membawa Vietnam memuncaki klasemen Grup A dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Singapura berada di posisi kedua dengan koleksi poin yang sama namun kalah selisih gol, sedangkan Indonesia turun ke peringkat ketiga dengan enam poin.

Indonesia kini menghadapi pertandingan penentuan saat bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus 2026. Laga tersebut akan menentukan peluang Skuad Garuda lolos ke babak semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.

Sementara itu, Vietnam akan menghadapi Kamboja pada hari yang sama untuk memastikan status juara Grup A.***

Pos terkait