Sesampainya di Majapahit, Raden Rahmat dan kawannya diterima oleh Raja dan bibinya dengan sangat ramah. Raja Majapahit belum condong hatinya. Namun demikian, Raja Majapahit memberi kesempatan kepada Raden Rahmat untuk menyebarkan agama Islam kepada penduduk Majapahit. Untuk itu, Raden Rahmat diberi gelar “sunan” dan kedudukan sebagai wali di Ngampel Denta.
Dengan diantar patih kerajaan, Raden Rahmat berangkat menuju Ngampel. Raden Rahmat diberi tempat tinggal (dukuh) di Ngampel dan pengikut sebanyak delapan ratus keluarga (wong dhomas). Mereka lalu beralih agama.
Raja Majapahit tidak membatasi rakyatnya berpindah agama, terserah kesukaannya sendiri. Jumlah orang Jawa yang memeluk agama Islam waktu itu telah banyak. Orang-orang di Madura sampai ke Sumenep, dan penduduk Kota Surabaya, baik orang kebanyakan atau para pembesar, bahkan bupati, telah memeluk Islam. Di Ngampel, Sunan Ampel mendirikan masjid dan sudah dipakai untuk shalat Jumat. Lebih seribu orang penduduk Ngampel Denta dan pendatang berjamaah shalat Jumat di masjid itu.
Sejarah Hidup Kangjeng Sunan Ampel juga dapat ditemukan dalam keterangan Syaikh Abu al-Fadhol dalam bukunya, Ahla al Musamarah fi Hikayat al Auliya al ‘Asyrah. Selain itu, terdapat juga dalam korpus naskah-naskah Hikayat Banjar. Ada 20-an naskah Hikayat Banjar yang diidentifikasi oleh J.J. Ras dalam bukunya, yang berasal dari rentang waktu abad 18 – 19. Hampir semuanya memuat cuplikan satu kisah tentang awal Islamisasi di Jawa, yang dimulai dari Sunan Ampel.
Redaksi cuplikan cerita itu dimulai dengan kalimat, “Adapun tatkala dahulu kala kawula menengar [mendengar] khabar orang tua2 itu”. Nama Kangjeng Sunan Ampel, dalam korpus hikayat itu, disebut dengan nama “Raja Bungsu”. Nama ini dijelaskan dalam Kodeks CS 114 dan Kodeks CS 105 PNRI sebagai nama Sunan Ampel.
Kodeks CS 114 PNRI hal. 175 menyebut: “Awasta Syekh Raja Bungsu inggih punika ingkang jujuluk Pangeran Ampel Denta (Yang bernama Syekh Raja Bungsu itu adalah julukan bagi Sunan Ampel Denta)”. Naskah tertua dari versi ini adalah naskah Kodeks British Library Add 12392, f. 42v-43v.





