Indonesia, China, dan Hong Kong membuka jalur transaksi rupiah–renminbi. Dolar dipangkas dari rantai pembayaran, tetapi apakah langkah ini cukup untuk menyelamatkan rupiah?
Dolar Amerika Serikat belum kehilangan takhtanya. Namun, satu per satu jalan memutar mulai dibangun agar perdagangan Asia tak selalu harus melewati mata uang itu.
Indonesia kini membuka salah satu jalur tersebut melalui Hong Kong.
Bank Indonesia, Otoritas Moneter Hong Kong, dan Bank Sentral China menandatangani nota kesepahaman untuk membentuk kerangka transaksi langsung antara rupiah dan renminbi lepas pantai atau offshore renminbi.
Skema itu memungkinkan perusahaan dan lembaga keuangan di Indonesia serta Hong Kong menukar dan menyelesaikan transaksi perdagangan maupun investasi langsung dalam rupiah dan renminbi, tanpa terlebih dahulu membeli dolar AS.
Di permukaan, ini terlihat seperti penyederhanaan teknis perbankan.
Di baliknya, ada pesan politik yang lebih besar: Asia perlahan sedang menyiapkan jalur transaksi yang tidak sepenuhnya tunduk pada dolar.
Dolar Dipotong dari Rantai Transaksi
Selama ini, perusahaan Indonesia yang membeli barang atau menerima investasi dari mitra luar negeri kerap harus melewati dua pintu konversi.
Rupiah terlebih dahulu ditukar menjadi dolar AS. Setelah itu, dolar baru dikonversi menjadi renminbi atau mata uang tujuan.
Setiap pintu berarti biaya.
Ada selisih kurs, biaya lindung nilai, biaya perbankan, serta risiko perubahan dolar selama proses transaksi. Ketika dolar menguat, tagihan perusahaan bisa membengkak meskipun harga barang yang dibeli tidak berubah.
Kerangka baru ini berusaha memotong mata rantai tersebut.
Bank Indonesia memang menempatkan transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi pasar, memperdalam pasar keuangan, dan mengurangi volatilitas nilai tukar.
Nilai transaksi LCT Indonesia pun terus membesar. Sepanjang Januari–Maret 2026, nilainya telah mencapai ekuivalen USD13,62 miliar, melonjak sekitar 155 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.





