Pukis Arab Ampel: Takjil Legendaris Sekepalan Tangan!

Pukis Arab
Pukis Arab. - Dok. Samudrafakta
Ingin takjil unik di Surabaya? Pukis Arab di kawasan Ampel jadi primadona. Berukuran jumbo dan legit, jajanan ini hanya ada saat Ramadan. Intip keunikannya di sini!

Wisata religi Sunan Ampel di kawasan Surabaya Utara juga dikenal sebagai pusat kuliner khas Timur Tengah. Salah satunya adalah pukis arab. Penjual jajanan ini dapat dijumpai di sepanjang Jalan KH Mas Mansyur hingga Masjid Agung Sunan Ampel.

Di bulan Ramadan seperti sekarang, para pedagang pukis arab banyak dijumpai selepas Zuhur. Penjual jajanan ini dapat dijumpai di sepanjang Jalan KH Mas Mansyur hingga Masjid Agung Sunan Ampel.

Asal-usul dan Karakteristik Unik

Sesuai namanya, penyebutan pukis arab disematkan karena jajanan ini awalnya memang dibuat oleh orang-orang beretnis Arab yang menetap di sekitar Makam Sunan Ampel. Namun, kini pembuat jajanan pukis arab juga berasal dari etnis non-Arab yang bermukim di kawasan wisata religi Sunan Ampel.

Bacaan Lainnya

Pukis arab ini berukuran cukup besar, sekepalan tangan orang dewasa. Bentuknya lebih menyerupai jamur dengan warna oranye kecokelatan. Beberapa di antaranya bahkan ada yang berwarna agak hitam karena sedikit gosong.

Tekstur Legit dan Harga Terjangkau

Jajanan berbahan utama berupa tepung dan telur ini dijual dengan harga Rp8.000 hingga Rp12.000 per biji. Jajanan ini memiliki tekstur padat serta legit dan sering menjadi takjil khas selama Ramadan.

Pedagang yang menjual pukis arab biasanya tidak secara khusus menjual jajanan ini, tetapi juga jajanan khas Timur Tengah lainnya seperti samosa dan roti maryam. Ini seperti yang dapat dijumpai di lapak dagangan Salamah.

“Pagi bikinnya, habis Zuhur baru ditata di lapak, kan banyak peziarah yang lewat kalau habis Zuhur,” ujar perempuan berhijab ini, Selasa (24/2/2026) malam.

Menjelang buka puasa, pukis arab buatan Salamah ludes terjual. Jajanan ini memang menjadi salah satu favorit bagi pengunjung wisata religi Sunan Ampel. Pasalnya, jajanan ini menjadi khas tempat tersebut dan tak dijual di mana pun. ***

Pos terkait