Perayaan Paskah 2026 dimeriahkan sajian khas dunia yang melambangkan kemenangan atas maut dan tradisi kuliner mendalam.
Paskah 2026 jatuh pada Minggu (5/4/2026). Perayaan ini menandai kebangkitan Yesus Kristus bagi umat Kristiani. Berbagai negara menyambutnya dengan kuliner yang kaya akan sejarah dan tradisi keagamaan.
Di Inggris, Simnel Cake menjadi primadona. Kue buah ini dihiasi 11 atau 12 bola marzipan yang melambangkan para apostel. Sajian ini secara tradisional dinikmati sebagai simbol penghormatan dan kesetiaan.
Selain kue buah, warga Britania juga menyantap Hot Cross Buns pada Jumat Agung. Roti manis berempah ini memiliki tanda salib di atasnya. Lapisan gula tersebut dibuat untuk merepresentasikan peristiwa penyaliban Yesus.
Rasa dan Makna Spiritual
Bergeser ke Argentina, terdapat Torta Pascualina. Pai gurih tanpa daging ini berisi bayam dan telur rebus utuh. Penggunaan banyak telur melambangkan janji akan kehidupan kekal dan momentum kebangkitan yang suci.
Meksiko memiliki Capirotada, puding roti legendaris yang kaya rempah. Menariknya, kayu manis melambangkan salib, sedangkan cengkih diibaratkan sebagai paku yang digunakan saat peristiwa tragis di bukit Golgota.
Di Ekuador, sup Fanesca hadir dengan campuran 12 jenis kacang-kacangan. Angka tersebut merujuk pada jumlah murid Yesus. Ikan cod kering dalam sup hangat ini menjadi representasi kehadiran fisik sang juru selamat.
Terakhir, masyarakat Rusia menyajikan Pashka sebagai hidangan penutup. Olahan keju cottage ini sering dihiasi huruf “XB”. Simbol tersebut memiliki makna mendalam, yakni “Kristus telah bangkit” di hari kemenangan.***





