Kisah Inspiratif Kenny Simorangkir: Berkali-kali Gagal Beasiswa, Akhirnya Berhasil Kuliah di Polandia

Kisah Inspiratif Kenny Simorangkir
Kenny Simorangkir. - Dok. pribadi

Kenny Simorangkir memahami bahwa jalan menuju pengalaman studi di luar negeri tidak selalu berjalan mulus. Kemudian datang sebuah kesempatan yang mengubah segalanya.

Jauh sebelum menginjakkan kaki di Polandia, Kenny Simorangkir cukup akrab dengan kekecewaan. Ada berbagai aplikasi beasiswa yang dicoba Kenny tidak membuahkan hasil. Ada pula kesempatan untuk menempuh program sarjana terkait Music Business di New York University (NYU), yang pada akhirnya harus ia relakan karena keterbatasan finansial.

Seperti kebanyakan anak muda lainnya yang memiliki impian untuk berkiprah di tingkat internasional, Kenny memahami bahwa jalan menuju pengalaman studi di luar negeri tidak selalu berjalan mulus. Kemudian datang sebuah kesempatan yang mengubah segalanya.

Melalui Program Erasmus+ Student Mobility, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga tersebut menjalani satu semester pertukaran mahasiswa (Februari – Juni 2026) di Kraków University of Economics (UEK), Polandia. Pengalaman tersebut tidak hanya memperluas wawasan akademiknya, namun juga memperdalam pemahamannya tentang budaya, kreativitas, dan dirinya sendiri.

Bacaan Lainnya

“Saya selalu antusias untuk mencoba hal-hal baru, bertemu orang-orang baru, dan memulai kehidupan di tempat yang baru. Ketika menemukan peluang terkait Erasmus+, saya sangat bersemangat,” ujar Kenny, dikutip Ahad (5/7/2026).

Ia pertama kali mengetahui program beasiswa tersebut saat menjelajahi laman Airlangga Global Engagement, untuk membantunya mencari peluang studi di luar negeri. Rasa penasaran itu perlahan berubah menjadi titik balik dalam hidupnya.

Bagi Kenny, Erasmus+ lebih dari sekadar program pertukaran akademik. Program ini memberinya kesempatan untuk mewujudkan impian belajar di luar negeri sekaligus mendekatkan diri pada minat lamanya terhadap industri musik global.

“Program mobilitas ini memberi saya kesempatan untuk belajar di luar negeri dan membangun koneksi dengan para profesional di industri musik Eropa,” tuturnya.

Selama berada di University of Economics in Katowice (UEK), Polandia, Kenny mengambil berbagai mata kuliah yang ditawarkan, seperti Modern Business Management dan International Business. Salah satu mata kuliah yang paling berkesan baginya adalah International Market Research & Analysis, yang membuka perspektif baru tentang budaya memengaruhi perilaku konsumen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan