Prabowo menyimpan berbagai macam buku di ruang kerjanya, seperti Jenderal Soedirman, Why Nation Fail, Team of Rivals (The Political Genius of Abraham Lincoln), serta berbagai novel seperti Sherlock Holmes hingga Charles Dickens.
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga punya kebiasaan membeli buku setiap kali singgah ke sebuah tempat. Satu koper disiapkannya untuk membawa buku-buku baru itu.
Prabowo mengaku kerap memborong buku karena ingin mengejar ketinggalan, lantaran saat kecil tak mampu membeli banyak buku.
“Saya sangat gemar baca. Waktu kecil saya enggak pernah punya uang untuk beli buku. Jadi, sekarang mungkin agak-agak apa ya… mengejar ketertinggalan. Tapi, saya sangat suka membaca. Hobi saya,” kata dia.
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar, pernah mengungkap, lantaran kecintaannya pada buku, Prabowo punya rak buku di kamar mandi di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan.
“Pak Prabowo punya rak buku, lho, di kamar mandinya. Saya enggak nyangka, saking gemarnya membaca, beliau punya rak buku di kamar mandinya,” ungkap Dahnil.
Sedangkan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menceritakan, saat berdiskusi dengan Prabowo empat mata, ternyata Presiden ke-8 RI itu tahu banyak hal tentang sejarah bangsa di dunia.
“Mulai dari sejarah, ekonomi, hingga ideologi Pak Prabowo sangat menguasai. Saya kira itu pemahaman dia dapatkan dari banyaknya buku yang dibaca,” kata Muzani.
Wapres Gibran Mengaku Tidak Suka Baca Buku
Di bagian lain, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pernah mengaku tidak suka membaca buku, terutama bacaan yang berat. Pengakuan itu disampaikan Gibran saat berbincang dengan presenter Najwa Shihab, dalam acara peresmian Pojok Baca di Kedai Markobar Makassar, Sulawesi Selatan, pada Oktober 2017.
Ketika itu Gibran Rakabuming masih berkiprah di bisnis kuliner, belum terjun ke politik. Video bincang-bincang Najwa bersama Gibran Rakabuming itu kembali viral di media sosial, salah satunya diunggah akun X Mdy_Asmara, yang mengutip dari akun TikTok @najwashihab.





