Dalam menjemput kemenangannya di Pemilihan Presiden 2024, Prabowo didampingi oleh Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden ke-7 RI, Jokowi. Wapres termuda dalam sejarah Indonesia yang terpilih di tengah badai kontroversi.
Gibran pernah mengaku tidak tertarik politik dan menolak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo pada 2015. Dia, waktu itu, mengaku lebih ingin fokus mengurus bisnisnya ketimbang terjun ke politik.
Hal ini berubah saat dirinya akhir maju di pemilihan Wali Kota Surakarta pada 2020—hingga akhirnya mencapai puncak ketika menjadi Wakil Presiden Prabowo, rival bapaknya pada Pemilu 2014 dan 2019.

Gibran maju sebagai calon Wali Kota Solo setelah menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia menang telak dari lawannya, Bagyo Wahyono, yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang jahit.
Ayah Gibran, Jokowi, pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta dari 2005 sampai 2012, sebelum kemudian menjadi Gubernur Jakarta lalu Presiden.
Terpilihnya Gibran sebagai pendamping Prabowo dinilai oleh banyak pihak karena adanya kepentingan dinasti politik Jokowi.
Apalagi adik bungsu Gibran, Kaesang Pangarep, juga terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menjadi Ketua Umum PSI pada 25 September 2023.
Siapa Gibran?
Gibran lahir di Surakarta pada 1 Oktober 1987. Sebagai putra dari pebisnis furniture yang sukses, Gibran kecil menikmati kesempatan bersekolah di luar negeri, tepatnya di Orchid Park Secondary School, yang setara SMA.
Gibran juga disebut memperoleh gelar sarjana dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) pada 2007. Tiga tahun kemudian, dia disebut menamatkan studi di University of Technology Sydney (UTS Insearch) di Sydney, Australia.
Gibran menikahi Selvi Ananda pada 2015. Keduanya dikaruniai dua anak, yakni Jan Ethes Srinarendra yang lahir pada 2016 dan La Lembah Manah yang lahir 2019.





