Ketika rakyat menunggu solusi atas berbagai permasalahan sosial di negara ini, Wapres-nya malah nunggu beat. Gibran joget ala bocah Pacu Jalur, tangan muter, netizen nyinyir: ini wapres atau seleb TikTok?
__________
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan, bukan karena kebijakan negara, melainkan karena… joget. Ya, dalam sebuah video pendek yang diunggah ke akun Instagram-nya, Gibran terlihat menari mengikuti irama lagu “DJ Tari Pacu Jalur Lagi Viral” sambil memutar-mutar tangan ala tren Aura Farming.
Dengan latar perbukitan dan kostum kemeja abu-abu, Gibran tampil percaya diri menirukan tarian anak kecil dari Kuantan Singingi yang tengah viral di media sosial. Dalam keterangan videonya, ia menyebut aksi ini sebagai bentuk diplomasi budaya digital.

“Siapa sangka, dari tepian Kuantan Singingi, semangat Pacu Jalur bisa mengalir hingga ke jagat digital dunia,” tulisnya.
Namun alih-alih menuai pujian semata, unggahan ini justru memicu reaksi beragam—dan banyak di antaranya pedas.
“Geli banget lihat konten wapres. Nggak berbobot,” tulis salah satu komentar.
“Ini wapres apa selebgram?” sindir akun lain.
“Hilirisasi konten, ya Mas?”
“19 juta lapangan pekerjaan dulu dong, Bran. Bukan 19 juta views,” kritik akun lainnya.
Sebagian netizen memang memuji upaya Gibran memperkenalkan tradisi daerah ke panggung global. Tapi sebagian besar tampak menyoroti gaya berkomunikasi sang wapres yang dianggap terlalu santai dan ngonten banget, bahkan di tengah isu-isu negara yang belum selesai.
“Boleh promosi budaya, tapi jangan sampai kewibawaan wapres hilang cuma karena joget TikTok-an,” tulis seorang warganet lainnya.
Apa sebenarnya yang ditiru Gibran?
Adalah Rayyan Arkan Dikha, bocah 10 tahun asal Kuantan Singingi, Riau, yang mendadak jadi viral karena tariannya di ujung depan perahu dalam lomba tradisional Pacu Jalur. Di tengah deru air dan semangat mendayung, Dikha menari penuh ekspresi, tangan berputar lincah, wajah serius penuh konsentrasi—bak tokoh utama di anime laga.
Warganet dan wargadunia menjulukinya sebagai pelopor Aura Farming, istilah dari dunia meme yang menggambarkan momen saat seseorang tampil begitu dominan dan “penuh aura” hingga tampak seperti pemeran utama dalam skenario apapun.
Fenomena ini menyebar cepat. Klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG) lewat akun resminya memperlihatkan striker muda Bradley Barcola menirukan gaya Dikha. Neymar, Travis Kelce (bintang NFL sekaligus pacar Taylor Swift), bahkan pembalap Formula 1 Fernando Alonso ikut terbawa tren. Namun tetap saja, ketika Wakil Presiden RI yang ikut berjoget, reaksi publik berbeda.
Ketika pesohor dunia berjoget, dianggap lucu dan segar. Tapi ketika seorang wapres ikut-ikutan, publik bertanya:
“Apakah ini bentuk diplomasi budaya, atau hanya ikut arus tren demi eksistensi digital?”
Dalam dunia politik yang makin sarat pencitraan dan selera viral, batas antara pemimpin negara dan influencer semakin kabur. Dan dalam kasus ini, tangan berputar ala Dikha tak hanya memutar perhatian publik—tapi juga memutar perdebatan soal layak atau tidaknya seorang pemimpin ikut berjoget di tengah dunia yang sedang goncang.***





