Pilihan Bacaan Presiden dan Wapres Baru: Prabowo Doyan Baca Buku, Gibran Lebih Suka Komik

Presiden Prabowo Subianto dengan perpustakaannya yang luas di Hambalang (kiri), dan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang mengaku suka baca komik karena tidak suka bacaan berat. (Istimewa)
Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang baru dilantik, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, punya kebiasaan membaca yang bertolak belakang. Prabowo suka sekali ‘melahap’ segala macam buku tentang banyak tema, sedangkan Gibran memilih suka baca komik.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 di Gedung Nusantara, kompleks parlemen, Jakarta,  Minggu (20/10).

Prabowo mengaku punya hobi membaca buku tentang ilmu pengetahuan dalam segala hal. Ruangan perpustakaan di rumah pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, merupakan tempat favoritnya.

“Ini (perpustakaan) adalah tempat favorit saya (di rumah). Terkadang saya cuma duduk di sini, tiduran di sofa,” kata Prabowo saat berbincang dengan media asing Al Jazeera, pada 14 Mei 2024.

Bacaan Lainnya
Potret Prabowo Subianto di toko buku. (Instagram/@prabowo)

Baginya, membaca buku seperti berkeliling dan mengetahui dunia. Dapat menambah wawasannya dan membuatnya bijaksana menghadapi dunia.

Putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo ini mengaku minat bacanya tumbuh sejak dia masih kecil.

“Minat saya adalah membaca, terlebih pada usia muda saat masih menjadi pelajar. Keluarga kami itu terbilang biasa saja, sederhana,” ucap Prabowo.

“Ayah saya ialah seorang profesor di universitas, dan buku itu bagi kami (keluarga). Khususnya saya, (buku) merupakan suatu sarana rekreasi, hiburan, dan pembelajaran,” katanya.

Prabowo mengidolakan sejumlah penulis, seperti Alexander Dumas, Sir Walter Scott, hingga Paulo Coelho. Ia pernah mengaku jika buku-buku karya Coelho menjadi salah satu aspek terpenting yang menginsipirasi hidupnya selama ini.

“Sekarang ini saya pikir salah satu buku terpenting yang mempengaruhi hidup saya. Adalah The Warrior of The Light, karyanya Paulo Coelho,” ujar Prabowo.

Dia bahkan juga pernah mengaku merasa gugup atau nervous jika tak membaca buku.

“Saya hobi baca. Kalau saya enggak baca buku saya nervous,” ujar Prabowo, dalam sebuah berbincang dengan wartawan, di kediamannya, di Padepokan Garudayaksa, Bojongkoneng, Hambalang, Rabu, 6 Februari 2019.

Prabowo menyimpan berbagai macam buku di ruang kerjanya, seperti Jenderal Soedirman, Why Nation Fail, Team of Rivals (The Political Genius of Abraham Lincoln), serta berbagai novel seperti Sherlock Holmes hingga Charles Dickens.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga punya kebiasaan membeli buku setiap kali singgah ke sebuah tempat. Satu koper disiapkannya untuk membawa buku-buku baru itu.

Prabowo mengaku kerap memborong buku karena ingin mengejar ketinggalan, lantaran saat kecil tak mampu membeli banyak buku.

“Saya sangat gemar baca. Waktu kecil saya enggak pernah punya uang untuk beli buku. Jadi, sekarang mungkin agak-agak apa ya… mengejar ketertinggalan. Tapi, saya sangat suka membaca. Hobi saya,” kata dia.

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar, pernah mengungkap, lantaran kecintaannya pada buku, Prabowo punya rak buku di kamar mandi di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan.

“Pak Prabowo punya rak buku, lho, di kamar mandinya. Saya enggak nyangka, saking gemarnya membaca, beliau punya rak buku di kamar mandinya,” ungkap Dahnil.

Sedangkan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menceritakan, saat berdiskusi dengan Prabowo empat mata, ternyata Presiden ke-8 RI itu tahu  banyak hal tentang sejarah bangsa di dunia.

“Mulai dari sejarah, ekonomi, hingga ideologi Pak Prabowo sangat menguasai. Saya kira itu pemahaman dia dapatkan dari banyaknya buku yang dibaca,” kata Muzani.

Wapres Gibran Mengaku Tidak Suka Baca Buku

Di bagian lain, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pernah mengaku tidak suka membaca buku, terutama bacaan yang berat. Pengakuan itu disampaikan Gibran saat berbincang dengan presenter Najwa Shihab, dalam acara peresmian Pojok Baca di Kedai Markobar Makassar, Sulawesi Selatan, pada Oktober 2017.

Ketika itu Gibran Rakabuming masih berkiprah di bisnis kuliner, belum terjun ke politik. Video bincang-bincang Najwa bersama Gibran Rakabuming itu kembali viral di media sosial, salah satunya diunggah akun X Mdy_Asmara, yang mengutip dari akun TikTok @najwashihab.

Dalam video yang dibagikan pada Jumat, 13 September 2024 itu, Najwa penasaran dengan seberapa sering Gibran membaca buku di rumah. Pria 36 tahun ini pun blak-blakan mengakui tidak senang membaca buku.

Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini mengaku lebih suka membaca komik dan bacaan ringan, dibandingkan bacaan yang berat dan berbobot.

“Kalau saya sih suka baca komik. (Komik) apa aja saya baca. Kalau artikel-artikel, ya, paling artikel-artikel ringanlah, enggak pernah yang berat-berat,” katanya.

Mendengar jawaban Gibran, Najwa terlihat gemas dan mencubit-cubit tangannya sendiri. “Topik-topiknya apa biasanya?” tanya Najwa.

“Semacam kalimat-kalimat motivasi,” jawab Gibran.

“Wah berarti catatan Mata Najwa juga suka, dong,” sahut Najwa.

“Itu bagus tapi masih agak berat juga,” jawab Gibran lagi.

Najwa Shihab masih tidak puas dengan jawaban Gibran. Dia penasaran apakah kebiasaan membaca juga ditularkan oleh orangtuanya, yakni Jokowi dan Iriana, kepada ketiga anaknya di di rumah.

Gibran lantas mengaku kedua orangtuanya tidak menularkan budaya membaca. Bahkan, kata dia, tidak ada budaya membaca buku di rumahnya.

“Kalau di rumah sih terserah anak-anak ya. Sebenarnya budaya membaca buku di rumah saya nggak ada. Ya itu tadi pada lebih senang baca komik, main PS,” jelas mantan Wali Kota Solo ini.*

Pos terkait