ART RI–AS membuka tarif nol persen untuk 1.819 produk, namun komitmen impor energi USD15 miliar dan relaksasi pangan memunculkan risiko ketergantungan baru.
ART RI–AS membuka tarif nol persen untuk 1.819 produk, namun komitmen impor energi USD15 miliar dan relaksasi pangan memunculkan risiko ketergantungan baru.
Isu Hangat
Perlu Dibaca
Kategori: Analisis dan Opini
Ujian Bebas Aktif di Washington: Antara Gaza dan Dolar Investasi
Prabowo menghadiri Board of Peace di Washington di tengah dominasi AS atas isu Gaza dan penandatanganan 11 MoU senilai USD38,4 miliar. Indonesia diuji menjaga Politik Bebas Aktif antara kepentingan kemanusiaan dan diplomasi ekonomi.
Hisab vs Rukyah: Ujian Kedewasaan Umat Menyelaraskan Wahyu dan Sains
Esai reflektif tentang perdebatan hisab dan rukyah dalam penetapan awal Ramadan. Mengulas dimensi teks suci, sains modern, maqashid syariah, serta ujian kedewasaan umat dalam merangkul perbedaan di tengah perubahan zaman.
Membeli Integritas Wakil Tuhan? Ketika Gaji Ratusan Juta Kalah oleh Kerakusan
Integritas tak bisa dibeli dengan slip gaji. Mengulas ironi korupsi hakim di PN Depok: Saat kerakusan mengalahkan kesejahteraan dan keadilan menjadi barang dagangan.
Meredam Gejolak Sosial
Gelombang PHK dan polemik penonaktifan 11 jutaPBI BPJS jadi alarm gejolak sosial. APBN 2026 diuji dalam menjaga JKN sebagai peredam krisis dan ketahanan sosial.
Juda Agung di Kemenkeu, Ujian Nyata Sinkronisasi Fiskal dan Moneter
Penunjukan Juda Agung sebagai Wamenkeu dinilai strategis untuk memperkuat koordinasi fiskal dan moneter demi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Paradoks Guru Ngaji: Dipuja Ikhlas di Mimbar, Melarat di Realita
Esai kritis mengenai paradoks kesejahteraan guru agama di Indonesia. Benarkah nilai keikhlasan sengaja digunakan sebagai dalil untuk menormalisasi kemiskinan dan menutupi kegagalan kebijakan negara dalam melindungi guru honorer dan swasta?
Menerjemahkan Arahan Presiden Prabowo
Arahan Presiden seharusnya diterjemahkan sebagai kebijakan berbasis sistem, bukan selera. Editorial tentang spanduk, sampah, dan logika negara.
Eyang Meri dan Etika yang Terlupakan
Meriyati Roeslani Hoegeng, istri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia pada usia 100 tahun.
Maaf Tak Cukup, Pejabat Publik Butuh Evaluasi hingga Rotasi Jabatan
Opini ini menyoroti krisis etika komunikasi pejabat publik yang kerap melukai rakyat. Permintaan maaf dinilai tak cukup, perlu evaluasi institusional hingga opsi rotasi jabatan demi pulihkan kepercayaan publik dan wibawa negara.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.






