Penunjukan Juda Agung sebagai Wamenkeu dinilai strategis untuk memperkuat koordinasi fiskal dan moneter demi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Penulis: Redaksi
Paradoks Guru Ngaji: Dipuja Ikhlas di Mimbar, Melarat di Realita
Esai kritis mengenai paradoks kesejahteraan guru agama di Indonesia. Benarkah nilai keikhlasan sengaja digunakan sebagai dalil untuk menormalisasi kemiskinan dan menutupi kegagalan kebijakan negara dalam melindungi guru honorer dan swasta?
Rata-rata Pendapatan Orang Indonesia Tembus Rp 6,97 Juta per Bulan
BPS mencatat rata-rata pendapatan penduduk Indonesia pada 2025 mencapai Rp 83,7 juta per tahun atau Rp 6,97 juta per bulan. Pemerintah menargetkan pendapatan per kapita 2045 setara Rp 509 juta dan mendorong penguatan industri manufaktur.
Maaf Tak Cukup, Pejabat Publik Butuh Evaluasi hingga Rotasi Jabatan
Opini ini menyoroti krisis etika komunikasi pejabat publik yang kerap melukai rakyat. Permintaan maaf dinilai tak cukup, perlu evaluasi institusional hingga opsi rotasi jabatan demi pulihkan kepercayaan publik dan wibawa negara.
Apakah Negara Hadir untuk Semua Pesantren?
Pengakuan negara terhadap pesantren melalui UU Pesantren dan Ditjen Pesantren membawa harapan baru. Namun, tantangan keadilan, netralitas pelayanan, dan pendampingan pesantren kecil menjadi ujian sesungguhnya kehadiran negara.
Standar Global Membentuk Arah Kurikulum Pendidikan Indonesia
Pengaruh ideologi asing masuk ke sekolah Indonesia secara halus melalui kurikulum, bahasa, dan standar global yang kerap dianggap netral.
Uwi Ungu Bukan Ubi Ungu
Uwi ungu kerap disamakan dengan ubi ungu. Padahal, keduanya berbeda secara biologi, sejarah, dan fungsi dalam ketahanan pangan Indonesia.
Walhi Soroti Longsor Cisarua sebagai Akumulasi Rusaknya Kawasan Bandung Utara
Walhi Jabar menilai longsor Cisarua Bandung Barat sebagai dampak rusaknya Kawasan Bandung Utara akibat alih fungsi lahan dan lemahnya pengendalian tata ruang.
Dari Belanda hingga Globalisasi, Siapa Menguasai Kurikulum Indonesia?
Dari kolonialisme hingga globalisasi, kurikulum Indonesia terus dipengaruhi kekuatan politik dan ideologi.
Said Aqil Dinilai Paling Layak Jadi Rais Aam NU
Menjelang Muktamar ke-35 NU, perbincangan tentang Rais Aam mengerucut pada marwah, kriteria keulamaan, dan figur KH Said Aqil Siradj.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









