Maestro Lukis Nasirun Meninggal, Tinggalkan Jejak Seni dan Tasawuf

Pelukis Nasirun. (Tangkapan layar Youtube @BillMohdor) 

​Lukisan bertajuk “Pesan Budaya” yang lahir pada 2006 menjadi bukti eksplorasi tasawuf khas Nusantara tersebut. Selain itu, pergaulannya dengan ulama sekaligus pelukis KH Mustofa Bisri atau Gus Mus semakin memperkuat dimensi sufistik Nasirun. Persinggungan inilah yang menjadikan kedalaman spiritual karyanya sangat menonjol dibandingkan perupa kontemporer lainnya.

​Dari Sawah ke Kanvas

​Sebelumnya, Nasirun melewati masa sulit seusai ayahnya wafat, menjadi satu dari dua anak yang tamat sekolah menengah atas di antara tujuh bersaudara. Ia nekat merantau ke Yogyakarta pada 1983 untuk belajar kriya batik di Sekolah Seni Rupa Indonesia (SSRI). Ia terpaksa membohongi ibunya dengan mengaku pergi bekerja agar tidak membebani keluarga.

​Demi bertahan hidup pada enam bulan pertama, Nasirun bekerja mencangkul sawah dan menanam terong. Ia baru melanjutkan pendidikan ke jurusan Seni Murni Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) pada 1987. Jalan hidupnya sebagai pelukis utuh terbuka lebar saat ia meraih penghargaan lukisan terbaik kampus pada 1991.

Bacaan Lainnya

​Setelah lulus dari kampus yang kini bernama Institut Seni Indonesia (ISI) itu pada 1994, karier Nasirun melesat. Ia memenangi berbagai penghargaan bergengsi, termasuk McDonald’s Award pada 1994 dan Top Ten Awards Seni Indonesia pada 1997. Karyanya pun dipamerkan hingga ke Singapura dan Belanda.

​Di balik ketenarannya, Nasirun tetap membumi bersama sang istri, Illah, serta tiga anaknya yakni Ima Bunga Insan Sani, Yudistira Nurul Azmi, dan Nawarna Ratna Mutu Manikam. Dedikasinya pada regenerasi seni terlihat jelas saat ia membimbing anak muda dalam program Belajar Bersama Maestro bentukan kementerian terkait pada 2015.

​Rencananya, jenazah sang maestro akan dikebumikan di Makam Seni Girisapto, Imogiri, Bantul. Pihak keluarga dan kerabat saat ini masih bersiap mengantarkan seniman besar tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.

​”Tidak ada riwayat sakit. Selama ini sehat-sehat saja, jadi benar-benar mendadak,” kata Bimo memungkasi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan