KRI Prabu Siliwangi Dipastikan Bermarkas di Surabaya

KRI Prabu Siliwangi-321
KRI Prabu Siliwangi-321. - Dok. Instagram @lembagakeris
TNI AL menempatkan KRI Prabu Siliwangi-321 di Koarmada II Surabaya karena pangkalan ini dinilai paling siap menopang operasional kapal tempur baru.

KRI Prabu Siliwangi-321 resmi memperkuat jajaran TNI Angkatan Laut setelah menuntaskan pelayaran lintas samudra selama 44 hari dari Italia ke Indonesia. Kapal perang kelas Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) itu dipastikan bermarkas di Komando Armada II, Surabaya.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali mengatakan keputusan menempatkan kapal ini di Surabaya didasarkan pada kesiapan fasilitas pangkalan yang dinilai paling memadai untuk mendukung operasional kapal baru.

“Kenapa di Koarmada II? Karena Koarmada II memiliki fasilitas dukungan pangkalan yang cukup lengkap. Kapal ini baru, maka harus ditaruh di tempat yang fasilitas dermaganya lengkap,” ujar Ali, dikutip Senin, 30 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Penempatan KRI Prabu Siliwangi-321 di Surabaya juga akan diikuti rotasi alutsista di lingkungan TNI AL. Ali menyebut sejumlah kapal lama dari Koarmada II akan digeser untuk memperkuat Koarmada I dan Koarmada III.

Kapal ini sebelumnya telah melalui prosesi serah terima dan pengukuhan komandan di galangan kapal Muggiano, Italia, pada 22 Desember 2025. Momen itu menandai salah satu langkah penting modernisasi alat utama sistem persenjataan TNI AL untuk meningkatkan kesiapan operasi menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

Kapal Tempur Multimisi

KRI Prabu Siliwangi-321 kini dikomandani Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja. Kapal ini memiliki panjang 143 meter, lebar 16,5 meter, dan diawaki 162 prajurit.

Dengan spesifikasi itu, kapal dirancang menjalankan beragam misi. Mulai dari peperangan permukaan, peperangan bawah laut, pertahanan udara, hingga operasi kemanusiaan.

Yang paling menyita perhatian adalah persenjataannya. KRI Prabu Siliwangi-321 membawa meriam utama OTO Melara 127 mm, menjadikannya kapal perang TNI AL pertama dalam beberapa dekade terakhir yang mengoperasikan large caliber gun di atas 120 mm.

Sebelum berlayar ke Indonesia pada Januari 2026, kapal ini juga telah menjalani uji penembakan perdana atau structural firing untuk meriam 127 mm tersebut. Selain itu, kapal ini dilengkapi meriam 76 mm Strales, peluncur rudal vertikal atau vertical launching system (VLS), serta torpedo antikapal selam.

Tiba Lebih Cepat dari Prediksi

Kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 tercatat lebih cepat dari proyeksi awal. Pada Februari lalu, Muhammad Ali sempat memperkirakan kapal itu baru tiba di Indonesia pada April 2026.

Pos terkait