Mengenal Mata Plus: Faktor Risiko dan Cara Mengatasinya

Mata plus
Ilustrasi kacamata plus. (Pexels)

Mata plus membuat penderitanya kesulitan melihat objek jarak dekat. Gangguan penglihatan ini dapat diatasi melalui kacamata hingga operasi.

Mata plus atau rabun dekat merupakan gangguan penglihatan yang membuat penderitanya kesulitan melihat objek dalam jarak dekat. Sebaliknya, penderita mata plus dapat melihat objek yang jaraknya jauh dengan lebih jelas.

Mengenai penyebab gangguan ini, Alodokter menjelaskan bahwa mata plus terjadi akibat cahaya yang masuk tidak jatuh tepat di retina, melainkan di belakangnya. Kondisi ini dipicu oleh bentuk bola mata yang terlalu pendek atau kelengkapan kornea dan lensa mata yang tidak normal.

Selain faktor bawaan, risiko mengalami rabun dekat akan meningkat pada orang berusia di atas 40 tahun, penderita diabetes, serta pemilik riwayat keluarga dengan kondisi serupa. Kelainan struktur mata seperti sindrom mata kecil (microphthalmia) dan kebiasaan merokok saat hamil juga turut meningkatkan risiko anak mengalami mata plus.

Bacaan Lainnya

Metode Penanganan dan Solusi Medis

Untuk mengoreksi kelainan refraksi ini, penggunaan kacamata menjadi cara paling sederhana yang direkomendasikan dokter spesialis mata. Kacamata berfungsi membelokkan cahaya agar jatuh tepat di retina. Penggunaan lensa kontak juga menjadi alternatif bagi pasien yang menginginkan fleksibilitas lebih, meski membutuhkan perawatan lebih cermat untuk menghindari infeksi.

Bagi pasien yang ingin bebas dari ketergantungan alat bantu penglihatan, prosedur operasi refraktif dapat menjadi pilihan permanen. Prosedur seperti laser in-situ keratomileusis (LASIK) terbukti memiliki tingkat keberhasilan tinggi hingga lebih dari 95 persen pasien.

Selain LASIK, metode lain seperti photorefractive keratectomy (PRK), LASEK, hingga conductive keratoplasty (CR) dapat disesuaikan dengan kondisi kornea pasien. Pemeriksaan mata secara rutin setiap satu hingga dua tahun sekali tetap dianjurkan untuk memantau kesehatan penglihatan secara berkala.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan