Ia mengaku telah berkali-kali mengingatkan jajarannya soal pentingnya integritas dan bekerja dengan hati yang bersih. Namun, nyatanya, masih ada yang menyalahgunakan kekuasaan.
Meski menjunjung asas praduga tak bersalah, Dody menegaskan tak akan menutup-nutupi. Jika ada pejabat pusat yang ikut terlibat, ia akan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.
“Kalau pun ada yang nyangkut di Pattimura (kantor pusat Kementerian PU), saya tidak akan intervensi,” tegasnya.
Dody kini menunggu restu dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur kementeriannya—dari eselon I hingga pejabat pembuat komitmen (PPK). Tujuannya satu: bersih-bersih sebelum makin dalam terperosok.***





