Jangan Salah, Lima Hal Penting dalam Sejarah Manusia Ini Ditemukan oleh Orang Muslim, Bukan Barat

Kopi pertama kali diseduh di Yaman, menjadi salah satu persembahan terbaik dari umat Muslim untuk masyarakat dunia. (Canva)
  1. Mesin Terbang

Saat ini, jumhur pengetahuan tentang penemuan pesawat terbang sering dikaitkan dengan Wright bersaudara. Namun, menurut Profesor Hassani, orang pertama yang mencoba menciptakan mesin terbang dan benar-benar terbang adalah Abbas Ibn Firnas. Karya Ibn Firnas ini, menurut Hassani, bahkan menjadi inspirassi untuk Leonardo da Vinci.

Ilustrasi model pesawat. Gagasan terbang pertama kali muncul dari Abbas Ibn Firnas, seorang Muslim. (Canva)

Menurut deskripsi sejarawan Moroko Ahmed Mohammed al-Maqqari, Firnas—yang hidup pada abad ke-9—telah merancang sebuah alat bersayap yang mirip dengan kostum burung. Firnas melakukan percobaan alat ini di Cordoba, Spanyol. Dia sempat terbang beberapa saat sebelum jatuh ke tanah—insiden yang menyebabkan tulang punggungnya patah.

  1. Sikat Gigi

Hassani menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Saw. adalah orang pertama yang memopulerkan penggunaan sikat gigi.

Bacaan Lainnya

Pada tahun 600-an, Nabi Muhammad menggunakan sebuah ranting dari pohon meswak, atau dikenal sebagai siwak, untuk membersihkan giginya dan menyegarkan nafasnya. Hingga kini, senyawa yang mirip dengan siwak masih digunakan sebagai bahan pasta gigi modern.

Siwak merupakan cikal bakal pasta gigi modern. Pembersih gigi ini pertama kali digunakan oleh Nabi Muhammad Saw. (Canva)
  1. Universitas

Adalah fakta sejarah valid yang didukung oleh banyak bukti bahwa universitas pertama di dunia didirikan oleh seorang wanita, seorang putri bernama Fatima al-Firhi, pada tahun 859. Fatima mendirikan universitas pertama yang memberikan gelar di Fez, Moroko, di Universitas Al Quaraouiyine—perguruan tinggi yang masih beroperasi hingga sekarang.

Universitas Al Quaraouiyine di Fez, Maroko, adalah universitas tertua di dunia yang dibangun oleh seorang Muslimah bernama Fatima al-Firhi. Kampus ini masih eksis hingga sekarang. (Dok. Wikipedia)

Melalui eksistensi universitas ini, Hassani berharap agar orang-orang bisa diingatkan bahwa pembelajaran adalah inti dari tradisi Islam. Dia juga berharap agar kisah Fatima al-Firhi bisa menginspirasi wanita-wanita Muslim di seluruh dunia untuk belajar.◼︎

Pos terkait