TEL AVIV – Militer Israel mengonfirmasi pada Kamis (1/8/2024) bahwa kepala sayap militer Hamas, Mohammed Deif, tewas dalam serangan udara di Gaza pada bulan Juli. Deif, pendiri Brigade Al Qassam menjadi target dalam serangan pada 13 Juli 2024, yang menghantam sebuah kompleks di pinggiran kota Khan Younis, Gaza Selatan.
Sebelumnya, tidak ada konfirmasi langsung dari Israel mengenai kematian Deif. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 90 orang, termasuk warga sipil yang mengungsi di tenda-tenda terdekat, menurut pejabat kesehatan Gaza. “Setelah penilaian intelijen, dapat dikonfirmasi bahwa Mohammed Deif tersingkir dalam serangan itu,” demikian pernyataan militer Israel dilansir Arab News, pada Kamis (1/8/2024).
Deif adalah salah satu pendiri sayap militer Hamas, Brigade Qassam, pada 1990-an. Selama beberapa dekade kepemimpinannya, unit ini melakukan puluhan pemboman bunuh diri terhadap Israel di bus dan kafe serta membangun gudang senjata roket yang mampu menyerang jauh ke dalam wilayah Israel.
Kematian Deif merupakan pukulan besar bagi Hamas, yang terus berjuang melawan Israel di tengah ketegangan yang berkepanjangan di wilayah tersebut.





