Hari Musik Nasional: Kontroversi Hari Lahir Wage Soepratman dan Kebangkitan Musik Indonesia

Monumen Wage Soepratman di Surabaya. - Dok. Samudrafakta
Indonesia memperingati Hari Musik Nasional setiap 9 Maret, bertepatan dengan kelahiran Wage Soepratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Hari Musik Nasional ditetapkan untuk mengapresiasi insan musik yang telah berkontribusi menciptakan karya budaya bagi bangsa. Tanggal 9 Maret dipilih karena merupakan hari lahir Wage Soepratman, komponis besar yang lagunya menjadi simbol persatuan Indonesia.

Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan semakin mencintai serta menghargai karya-karya musik Indonesia. Musik dipandang sebagai ekspresi budaya universal yang mampu menyatukan perbedaan.

Perjuangan Panjang Penetapan Resmi

Gagasan penetapan Hari Musik Nasional berawal dari keinginan para pelaku industri musik yang tergabung dalam Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia sejak tahun 1980-an. Proses penetapan memerlukan perjalanan panjang selama puluhan tahun.

Bacaan Lainnya

Pemerintah akhirnya memberikan pengakuan resmi melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 tentang Hari Musik Nasional. Penetapan tersebut disahkan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelumnya, sempat muncul perbedaan pendapat mengenai tanggal kelahiran Soepratman. Perdebatan berakhir setelah adanya putusan Pengadilan Negeri Purworejo Nomor 04/Pdt/P/2007/PN PWR pada 29 Maret 2007 yang kemudian disetujui oleh pihak keluarga.

Musik sebagai Perekat Bangsa

Merujuk Keppres tersebut, musik merupakan ekspresi budaya yang bersifat universal dan mampu menyatukan berbagai perbedaan. Di Indonesia, musik menjadi jembatan yang menghubungkan keberagaman suku, budaya, dan bahasa dalam satu harmoni.

Musik merepresentasikan nilai-nilai luhur kemanusiaan serta memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter bangsa. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi musik dalam membentuk identitas nasional.

Transformasi Digital dan Harapan ke Depan

Di era digital, musik Indonesia tengah mengalami transformasi besar. Penampilan di panggung festival internasional hingga viralnya lagu-lagu lokal di media sosial menunjukkan talenta musisi Indonesia semakin mendapat pengakuan luas.

Hari Musik Nasional bukan sekadar peringatan ulang tahun sang maestro, melainkan simbol kebangkitan musik lokal dan nasional. Perayaan ini juga sebagai wujud apresiasi bagi seluruh musisi tanah air.

Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi bagi para insan musik Indonesia. Dengan begitu, musik lokal dapat semakin berkembang serta dikenal lebih luas di tingkat nasional, regional, maupun internasional.***

Pos terkait