Pembatasan terhadap penjualan produk tembakau, terutama rokok, makin agresif seiring terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) 28/2024 sebagai aturan pelaksana dari Undang-Undang (UU) 17/2023 tentang Kesehatan. Diprediksi bakal menimbulkan buruk pada banyak aspek, termasuk bagi penerimaan pajak.
Whoosh membengkak dari USD4,5 miliar ke USD7,27 miliar. Tapi beda dari pola economic hit man 1970-an, kritiknya terbuka — dan jadi bahan evaluasi kebijakan.
Headline
Kategori: Wawasan
Memperluas Khazanah Pengetahuan Umum, Biar Enggak Gagal Paham
Pemerintah Resmi ‘Membantai’ Industri Tembakau dan Membuka Pintu bagi Tenaga Kesehatan Asing
Presiden Jokowi telah menandatangani PP 28/2024 tentang Peraturan Pelaksanaan UU 17/2023 Tentang Kesehatan. Industri tembakau resmi ‘dibantai’. Pintu bagi tenaga kesehatan asing di Indonesia terbuka lebar.
Banyak Testimoni Positif dari Rektor UIN Terkait Pelaksanaan Haji 2024, Asli atau Pesanan?
Bersamaan dengan berbagai testimoni positif pelaksanaan haji 2024, sebuah surat dari Kepala Kemenag Bintan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bintan terkait permohonan video dukungan haji 2024 viral di media sosial.
Guruh Soekarnoputra Akui Fakta Sejarah Masa Kecil Sukarno di Ploso dan Ndalem Pojok
Guruh mengetahui fakta tersebut langsung dari cerita ayahnya sendiri.
Penasihat Khusus Gus Yahya Pernah Mengorganisir Ulama Indonesia ke Israel pada Tahun 2008?
Sebagaimana dilansir situs Bayt ar-Rahmah, saat ini Holland Taylor tercatat sebagai penasihat khusus untuk hubungan internasional bagi Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Mengapa Orang yang Mengatasnamakan NU Bisa Masuk Negara Israel?
Pengamat menilai Israel berupaya memengaruhi Indonesia memanfaatkan NU.
Jokowi Teken Perpres Tambang untuk Ormas, Bahlil Dapat Tugas Bagi-Bagi, Ketua PBNU ‘Happy’
Ketua PBNU—ormas keagamaan yang paling aktif menerima konsesi tambang—Ulil Abshar Abdalla mengaku happy dengan keluarnya peraturan tersebut.
Gunung Kelud Meletus Tahun 1902 Menyambut Kelahiran Bayi Sukarno
Peristiwa meletusnya Gunung Kelud, yang disebut Sukarno sebagai penanda kelahirannya, rupanya terbukti secara ilmiah terjadi pada tahun 1902.
Dokumen HBS Surabaya Buktikan Sukarno Lahir Tahun 1902
Catatan stambuk atau buku induk siswa Hoogere Burgerschool (HBS) Surabaya mencatat jika Sukarno lahir pada 1902, bukan 1901 sebagaimana yang dipahami jumhur masyarakat dan sejarawan.
Beda dengan Lima Aktivis NU, Gus Dur ke Israel Bukan karena Pesanan Sponsor
Gus Dur berangkat ke Israel tanpa ‘kucing-kucingan’ dengan PBNU. Direstui organisasi.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









