3. Sarang Sari
Menjadi jejak peninggalan orang Belanda lainnya, sirup Sarang Sari punya perjalanan menarik.
Merek sirup ini didirikan sejak 1934 oleh pengusaha Belanda bernama De Wed Bilsma yang mengandalkan gula batu sebagai bahan utamanya.
Sirup Sarang Sari diciptakan dalam berbagai rasa yang sebenarnya merujuk pada kesukaan orang Belanda, seperti frambozen, vanili, manalagi, hingga pisang ambon.
Rasanya yang manis legit itu ternyata juga disukai oleh masyarakat lokal. Sirup Sarang Sari kini tak semudah dahulu untuk dibeli, tetapi masih ada beberapa toko dan supermarket tertentu yang menjajakannya.
4. Kawista
Berbahan buah kawista, sirup yang telah diproduksi sejak 1925 ini juga dijuluki sebagai Cola van Java.
Buah kawista, yang jadi bahan utama sirup ini, banyak ditemukan di Jawa Tengah.
Sejak 1925, sirup ini telah diproduksi secara massal di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dan didistribusikan ke seluruh penjuru Hindia Belanda.
Saat itu sirup Kawista dikenal oleh orang Belanda dengan sebutan Cola van Java. Perpaduan rasa manis dan asam dengan aroma buah kawista yang khas membuat rasanya begitu diminati.
Lambat laun sirup kawista juga diproduksi oleh beberapa perusahaan besar di Jawa Tengah. Ada dua yang setidaknya paling populer, yaitu Kawista Dewasa Burung yang berdiri sejak 1952 dan Kawista Sonaya yang merupakan bentuk produksi sirup ini dalam cakupan UMKM.
5. Marjan
Botol sirupnya ikonik dan identik dengan bulan Ramadan. Merek sirup Marjan ternyata sudah berdiri sejak 1975, yang artinya sudah genap 50 tahun eksistensinya di pasar Indonesia.
Di balik sirup yang manis ini ada sosok M. Saleh Kurnia, yang merupakan pendiri PT Suba Indah. Uniknya pabrik ini justru mengawali peruntungannya sebagai produsen susu, tapi perjalanannya harus terhenti.
Melansir detikFinance, cikal bakal munculnya ide memproduksi sirup datang dari Phang Kang Hoat yang merupakan rekan Kurnia. Ketika produk minuman Indonesia masih mengandalkan produk impor, kesempatan inilah yang digunakan untuk mengembangkan Marjan Boudoin hingga akhirnya populer sampai sekarang.***





