Laporan itu menyatakan bahwa pada tahun 2024, 60,3 persen penduduk Indonesia—sekitar 171,8 juta jiwa—hidup di bawah garis kemiskinan.
Kategori: Analisis dan Opini
Membaca Lagi Vonis Tom Lembong: Ketika Hukum Memidana Nalar dan ‘Mengajarkan’ Rasa Takut
Inkonsistensi semakin terang saat kita bertanya: mengapa hanya Tom Lembong yang dituntut? Koperasi milik TNI dan Polri yang menjadi mitra utama dalam program ini tidak tersentuh. Padahal mereka ikut menikmati keuntungan dari mekanisme yang sama.
Refleksi Harlah PKB: Menjawab Tantangan Zaman, Menjaga Akar Keumatan dan Kebangsaan
Di tengah polarisasi sosial-politik yang tajam pasca Pemilu 2024, peran PKB sebagai kekuatan penyeimbang (moderating force) menjadi sangat penting.
Gajah Resmi Masuk Panggung Politik, Bikin Prabowo ‘Meleleh’ di Depan PSI
PSI mengganti logonya menjadi kepala gajah—dari logo tangan memegang bunga mawar. Menurut juru bicara mereka, gajah adalah simbol kekuatan besar yang lembut, punya ingatan panjang, dan selalu setia pada kawanan.
Pengadilan Menghukum Tom Lembong Tanpa Ada Bukti Niat Jahat
Dalam hukum pidana, dikenal tiga pilar yang saling mengikat: actus reus (perbuatan melawan hukum), mens rea (niat jahat), dan kausalitas (hubungan sebab-akibat antara perbuatan dan kerugian). Ketiganya harus hadir bersamaan agar suatu perbuatan layak dipidana.
Tiga Nyawa Melayang di Pesta Pernikahan Anak KDM dan Kapolda Metro Jaya, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Pesta dengan gelar griya dan sajian makan gratis itu justru menciptakan kekacauan. Warga berdesakan di pintu masuk pendopo, dan malang, sebagian dari mereka tak pernah kembali ke rumah.
Tom Lembong Dipenjara Meski Tak Terima Uang Korupsi — Apakah Negara Memang Menghukum Pejabat yang Berani Memutuskan?
Ketika sebuah keputusan kebijakan dijadikan dasar pemidanaan, kita harus mulai bertanya: apakah negara masih memberi ruang untuk keberanian, atau justru mendorong semua pejabatnya menjadi penonton yang patuh dan pasif?
Sound Horeg 10 Tahun Mengganggu, Polisi ke Mana Saja?
Sudah saatnya polisi turun tangan bukan hanya saat viral, bukan hanya saat ada fatwa keagamaan, bukan hanya saat warga ribut.
Masih Ada yang Percaya Arya Daru Bunuh Diri?
Jika masih ada yang percaya ini bunuh diri, mungkin yang sebenarnya sedang sekarat bukan logika, tapi keberanian.
Sekolah Rakyat: Jangan Berhenti di Gimmick Digital dan Seragam Mewah
Sekolah Rakyat harus membuktikan diri sebagai sistem pendidikan yang konsisten, bukan sekadar proyek pencitraan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









