Di zaman ketika telepon genggam lebih jujur daripada buku harian, ruang privat menjadi barang mahal. Dan kalau negara tak tahu cara menjaga jarak, kita bisa kehilangan lebih dari sekadar privasi—kita bisa kehilangan rasa aman.
Kategori: Analisis dan Opini
Setelah Gencatan Senjata Iran-Israel: Senjata Diam, Ekonomi Masih Terancam
Diversifikasi ekspor bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Kita tak bisa terus bergantung pada komoditas mentah yang sensitif terhadap harga energi.
Pertanian Bukan Sekadar Urusan Tanam-Panen — Ini Soal Bertahan Hidup sebagai Bangsa
Saat negara-negara lain berebut akses pangan, Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri—karena hanya bangsa yang bisa memberi makan rakyatnya sendiri yang bisa bicara tentang kedaulatan.
Gibran di Kota Bung Karno: Ziarah, Simbol, dan Kesunyian Politik
Inikah pertanda bahwa trah kekuasaan telah berpindah? Dari darah Sukarno ke darah Jokowi? Dari Blitar ke Solo? Dari sejarah ke strategi?
Menagih Keberpihakan Prabowo Gibran pada Industri Perbukuan: Sebuah Catatan Kritis Hari Buku Nasional
Enam bulan pemerintahan Prabowo Gibran, nasib industri buku nasional tak berubah signifikan. Tetap saja nelangsa dan terseok-seok. Malah banyak penerbit yang gulung tikar dan sebagian menuju senjakala.
Menatap Masa Depan, Menghidupkan Tut Wuri Handayani
Kita tidak sekadar mendidik anak agar lulus ujian. Kita menyiapkan mereka menghadapi dunia kompleks: krisis iklim, kerawanan pangan, dan godaan korupsi nyata.
Balada Gubernur Konten dan Peran Industri Pers Nasional yang Dilupakan
Kebebasan berekspresi di ruang digital memang harus dirayakan. Tapi ingat, kontrol yang sehat tetap dibutuhkan. Media massa memiliki mekanisme itu: verifikasi, etik jurnalistik, dan tanggung jawab publik. Pers yang bebas bukan berarti tak terkontrol; justru karena mereka bebaslah, mereka mampu mengontrol kekuasaan dengan seimbang.
Dua Gemini di Panggung Dunia: Ketika Ego dan Energi Bertabrakan
Satu hal yang pasti, ketika dua pemimpin dunia yang sama-sama Gemini saling berhadapan, tak ada yang bisa memprediksi ending-nya. Seperti layaknya zodiak mereka—penuh kejutan, berlapis, dan tak pernah membosankan.
Tradisi ‘Halalbihalal’ di Nusantara Itu Valid secara Tata Bahasa, Fikih, dan Tinjauan Al-Qur’an
“Halalbihalal” memang tradisi asli Nusantara. Bukan impor dari Arab. Namun, tradisi ini tervalidasi secara keilmuan Islam, baik itu ditinjau dari segi tata bahasa, fikih atau hukum Islam, hingga ilmu Al-Qur’an.
‘Kondangan Boleh Kurangin, Korupsi Jangan Kerjain’: Pesan Moral yang Dihapus dari Lagu ‘Hari Lebaran’
Penyanyi masa kini tak membawakan lagu ‘Hari Lebaran’ secara utuh. Pesan antikosupsinya ditinggal begitu saja. Takut?
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









