Enam bulan pemerintahan Prabowo Gibran, nasib industri buku nasional tak berubah signifikan. Tetap saja nelangsa dan terseok-seok. Malah banyak penerbit yang gulung tikar dan sebagian menuju senjakala.
Kategori: Analisis dan Opini
Menatap Masa Depan, Menghidupkan Tut Wuri Handayani
Kita tidak sekadar mendidik anak agar lulus ujian. Kita menyiapkan mereka menghadapi dunia kompleks: krisis iklim, kerawanan pangan, dan godaan korupsi nyata.
Balada Gubernur Konten dan Peran Industri Pers Nasional yang Dilupakan
Kebebasan berekspresi di ruang digital memang harus dirayakan. Tapi ingat, kontrol yang sehat tetap dibutuhkan. Media massa memiliki mekanisme itu: verifikasi, etik jurnalistik, dan tanggung jawab publik. Pers yang bebas bukan berarti tak terkontrol; justru karena mereka bebaslah, mereka mampu mengontrol kekuasaan dengan seimbang.
Dua Gemini di Panggung Dunia: Ketika Ego dan Energi Bertabrakan
Satu hal yang pasti, ketika dua pemimpin dunia yang sama-sama Gemini saling berhadapan, tak ada yang bisa memprediksi ending-nya. Seperti layaknya zodiak mereka—penuh kejutan, berlapis, dan tak pernah membosankan.
Tradisi ‘Halalbihalal’ di Nusantara Itu Valid secara Tata Bahasa, Fikih, dan Tinjauan Al-Qur’an
“Halalbihalal” memang tradisi asli Nusantara. Bukan impor dari Arab. Namun, tradisi ini tervalidasi secara keilmuan Islam, baik itu ditinjau dari segi tata bahasa, fikih atau hukum Islam, hingga ilmu Al-Qur’an.
‘Kondangan Boleh Kurangin, Korupsi Jangan Kerjain’: Pesan Moral yang Dihapus dari Lagu ‘Hari Lebaran’
Penyanyi masa kini tak membawakan lagu ‘Hari Lebaran’ secara utuh. Pesan antikosupsinya ditinggal begitu saja. Takut?
Kami Masih Kecil, Kenapa Masih Dikecilkan Juga?
Semoga peristiwa ‘kecil’ terhadap kami yang masih kecil ini bukan pertanda jika Indonesia benar-benar sedang tak baik-baik saja. Kami rasa, kami belum se-Tempo itu, sehingga ‘layak’ dikhawatirkan.
Prabowo dan Tradisi Menurunkan Harga: Saatnya Tiket Kereta Api Ikut Turun!
Sudah saatnya Prabowo menjadi Presiden yang benar-benar menurunkan harga, bukan hanya tiket pesawat, tapi juga tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2025.
Peyorasi ‘Rakyat Jelata’ dan Ketersinggungan Publik
Diksi rakyat jelata zaman ini mengalami peyorasi, atau perubahan makna kata yang menyebabkan makna baru lebih rendah, kurang menyenangkan, dan kurang halus nilainya daripada makna semula.
Semakin Banyak Guru Dikriminalisasi, PGRI dan Pergunu Usulkan Perlunya UU dan Komisi Perlindungan Guru
Sekarang martabat para guru di depan murid hampir tidak ada lagi karena guru tidak dilindungi Undang-undang. Semestinya kan guru harus dilindungi Undang-undang namun yang terjadi di lapangan berbeda dari apa yang ditulis dalam kertas.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









