Menyusuri ‘Gang Kolesterol’ di Jombang, Ada Kuliner Favorit Mendiang Gus Dur

Gang Kolesterol
Warung Abang "Kesukaan Gus Dur". (Istimewa)

Warung Abang di “Gang Kolesterol” Jombang dikenal sebagai tempat Gus Dur menikmati kikil goreng dan lidah sapi tanpa nasi. Pada 29 Agustus, warung tutup untuk umum demi memenuhi pesanan muktamar.

Warung Abang di Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, menyiapkan 1.000 porsi olahan kikil untuk kebutuhan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.

Besarnya pesanan membuat warung yang dikenal dengan nama Warung Abang “Kesukaan Gus Dur” itu akan tutup sementara untuk pengunjung umum pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Seluruh tenaga pengelola akan difokuskan untuk memenuhi konsumsi muktamar.

Warung tersebut berada di jalur menuju Pesantren Tebuireng dan kompleks makam Presiden Keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Warga setempat menjuluki ruas jalan itu “Gang Kolesterol” karena dipenuhi warung yang menjual olahan kikil sapi bersantan dan berlemak.

Bacaan Lainnya

Langganan Gus Dur Sejak Dikelola Generasi Terdahulu

Pengelola Warung Abang, Siti Munawaroh, mengatakan penyematan frasa “Kesukaan Gus Dur” bukan sekadar nama dagang. Menurut dia, Gus Dur telah menjadi pelanggan sejak usaha tersebut dikelola generasi terdahulu.

Warung itu awalnya dirintis pasangan Haji Latif dan Hajah Sampurni. Pengelolaan kemudian diteruskan Haji Erman atau Cak Man bersama Hajah Siti Qoirumlah.

Kini, usaha keluarga tersebut dikelola generasi ketiga, yakni Munawaroh bersama Siti Munazilah dan Muhammad Idris.

“Usulan penambahan nama ‘Kesukaan Gus Dur’ berawal dari inisiatif para santri ndalem setelah beliau wafat pada akhir Desember 2009,” kata Munawaroh, dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut dia, penambahan nama tersebut dimaksudkan sebagai penghormatan dan kenang-kenangan atas kegemaran Gus Dur semasa hidup. Inisiatif itu kemudian mendapatkan persetujuan keluarga besar Pesantren Tebuireng.

Kikil dan Lidah Sapi Dimakan Tanpa Nasi

Munawaroh mengatakan Gus Dur memiliki menu favorit saat berkunjung, yakni kikil goreng yang dipadukan dengan lidah sapi, kemudian disiram kuah lodeh santan bercita rasa pedas dan gurih.

Gus Dur disebut kerap menyantap hidangan tersebut tanpa nasi atau digado. Kebiasaan berkunjung itu berlangsung sebelum maupun sesudah ia menjabat Presiden RI.

Setiap singgah, Gus Dur biasanya datang bersama penderek atau santri ndalem dalam jumlah cukup banyak.

Jam Operasional Dimajukan Selama Muktamar

Selama Muktamar Ke-35 NU, pengelola memajukan jam buka Warung Abang menjadi pukul 15.00–24.00 WIB untuk melayani peningkatan jumlah pengunjung.

Kawasan tersebut diperkirakan ramai didatangi muktamirin, peninjau, dan peziarah karena berada di jalur menuju Pesantren Tebuireng serta makam Gus Dur.

Namun, pelayanan kepada masyarakat umum dihentikan sementara pada 29 Agustus. Pada hari itu, dapur Warung Abang akan digunakan untuk menyiapkan 1.000 porsi kikil bagi peserta Muktamar Ke-35 NU. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan