Shiddiqiyyah Gelontorkan Santunan Rp2,5 Miliar, Bukti Kemandirian dan Kepedulian Jemaah

Ketua Umum DHIBRA Shiddiqiyyah, Ibu Nyai Shofwatul Ummah (tengah) bersama seluruh pimpinan organisasi di Shiddiqiyyah menyerahkan santunan nasional di Hotel Yusro, Jombang, Rabu (10/9). - OPSHIDMEDIA
Shiddiqiyyah merayakan Maulid Nabi Muhammad Saw. dan 25 tahun DHIBRA dengan menggelar Santunan Nasional senilai total Rp2,5 miliar. Jumlah tersebut didistribusikan di 21 provinsi di seluruh Indonesia dan sebagian Malaysia.  

__________

Ratusan jemaah Tarekat Shiddiqiyyah berkumpul di Hotel Yusro, Jombang, Rabu pagi (10/9), dalam acara Santunan Nasional (SANNAS) yang digelar serentak di 21 provinsi Indonesia dan Malaysia. Perayaan ini sekaligus menandai Maulid Nabi Muhammad Saw. dan 25 tahun berdirinya Dhilal Berkat Rochmat Alloh Shiddiqiyyah (DHIBRA).

Menurut pengurus DHIBRA, Mukhtar Amin, hingga pukul 14.30 WIB, tercatat ada 12.000 paket santunan dengan nilai Rp2,5 miliar telah tersalurkan, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

Bacaan Lainnya

Acara ini dibuka dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Mursyid Tarekat Shiddiqiyyah, Syekh Muchammad Muchtarullohil Mujtaba Mu’thi, memohon keberkahan bagi jemaah, bangsa, dan negara.

Tradisi 21 Tahun

Sejak 2006, warga Tarekat Shiddiqiyyah rutin menggelar SANNAS setiap tahun dengan jumlah penerima yang terus meningkat. Dalam 21 tahun terakhir, total dana yang disalurkan mencapai lebih dari Rp51,2 miliar—seluruhnya berasal dari murid-murid Thoriqoh Shiddiqiyyah tanpa bantuan organisasi, partai politik, maupun pemerintah.

Ketua DHIBRA, Nyai Shofwatul Ummah, menekankan kemandirian tersebut sebagai wujud rasa syukur. “Bagi orang kaya raya memberi santunan itu biasa, tapi bagi yang ekonominya pas-pasan, ini pertolongan Alloh murni,” ujarnya, dalam sambutan.

Ia juga menyebutkan program santunan lain yang telah berjalan, seperti 140 unit Rumah Syukur pada Agustus lalu, sebagai bentuk syukur atas nikmat kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI.

Imam Wahyudi—yang hadir mewakili Bupati Jombang, Warsubi—menyampaikan harapan agar para tokoh Shiddiqiyyah terus menjadi perekat persatuan. “Saya berharap tokoh Shiddiqiyyah senantiasa menjadi teladan bagi kehidupan beragama dan bermasyarakat,” katanya.***

Pos terkait