Mustafa Barghouti dari Palestina meminta Indonesia membatalkan relokasi warga Gaza dan menegaskan sanksi internasional untuk Israel.
__________
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bertemu Ketua Partai Nasional Inisiatif Palestina, Mustafa Barghouti, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu, 3 September 2025.
Dalam pertemuan itu, Mustafa menyampaikan penolakan keras atas rencana relokasi warga Palestina di Gaza yang disebut-sebut melibatkan pemerintah Indonesia.
“Rakyat Palestina tidak menyetujui rencana tersebut, dan Israel juga tidak akan memberikan kesempatan kembali jika hal ini terlaksana,” kata Mustafa melalui penerjemah.
Ia menegaskan sudah menyampaikan hal ini kepada Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, dan akan berkirim surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Mustafa juga meminta Indonesia mendorong penghukuman Israel atas kejahatan perang, memberi bantuan medis, dan membangun kembali Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
“Kami mengundang atau mendorong Indonesia agar berpartisipasi menggerakkan sanksi internasional bagi pelaku kriminalitas perang ini,” ucap Mustafa.
Selain itu, Mustafa meminta Indonesia tidak membuka jalan normalisasi dengan Israel. Ia menyinggung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dinilainya masih memberi ruang bagi akademikus pro-Israel.
“Jika alasannya adalah membuka ruang diskusi, tidak bisa, karena tidak seharusnya diskusi dilakukan dengan pelaku kejahatan yang sudah ditetapkan mahkamah internasional yakni Benjamin Netanyahu,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Cak Imin menyatakan dukungannya. Ia berjanji menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo agar rencana relokasi dibatalkan. “PKB mendukung usulan dari saudara kita ini untuk tidak dilakukan relokasi,” katanya.
Cak Imin juga menegaskan akan menegur PBNU agar bersikap tegas terhadap segelintir oknum yang berhubungan dengan pihak pro-Israel.
“Kita ingin PBNU bersikap tegas kepada oknum yang mengatasnamakan PBNU untuk membahayakan warga Palestina,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, Selasa, 2 September 2025, Mustafa Barghouti bersama delegasi Palestina juga bertemu PBNU di Jakarta. Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla menyebut NU terus mendukung Palestina lewat doa, qunut nazilah, hingga langkah semi-diplomatis di tingkat internasional.***





