Asabri: bayang-bayang skandal lama yang belum tuntas
Nama Asabri bukan barang baru dalam sejarah korupsi Indonesia. Kasus korupsi pengelolaan dana investasi PT Asabri periode 2012–2019 pernah menjadi salah satu skandal finansial terbesar dalam sejarah negara ini, dengan kerugian negara yang dihitung BPK mencapai Rp22,78 triliun.
Dua mantan Direktur Utama Asabri, Adam Rachmat Damiri dan Sonny Widjaja, divonis 20 tahun penjara pada awal 2022, lebih berat dari tuntutan jaksa.
Namun perkara yang kini disidik Polda Metro Jaya berbeda dari kasus lama tersebut. Yang disorot adalah dugaan penyimpangan dalam proses penanganan hukum perkara Asabri dan Jiwasraya pada rentang 2020–2025 — mengarah pada kemungkinan adanya permainan di sekitar proses hukum itu sendiri, bukan semata korupsi awal di tubuh perusahaan.
Ini pula yang membuat penggeledahan di rumah yang diduga milik Febrie Adriansyah menjadi krusial: sebagai Jampidsus, dialah pejabat yang secara struktural bertanggung jawab atas penanganan hukum kasus-kasus besar Kejaksaan Agung, termasuk kasus Asabri dan Jiwasraya di masa lalu.
Krakatau Steel: bukan korupsi di induk usaha, tapi utang anak perusahaan
Berbeda dari judul-judul berita yang menyebut “kasus Krakatau Steel” secara umum, perkara ketiga sesungguhnya lebih spesifik: dugaan korupsi dan TPPU dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, yang disebut Polri sebagai anak usaha Krakatau Steel, pada periode 2020–2025.
Dua dari 12 lokasi yang digeledah — kantor PT CBS di Cengkareng dan Penjaringan, serta kantor PT KNI di Petojo — berkaitan langsung dengan perkara ini. Sejauh ini keterangan resmi belum merinci nilai utang maupun estimasi kerugian negara pada perkara tersebut.
Cipete dan Sentul: menyambung jejak penguntitan Jampidsus dua tahun lalu
Ada satu babak lama yang kini terasa jauh lebih relevan menyusul penggeledahan di rumah yang diduga milik Febrie Adriansyah: rangkaian ketegangan antarlembaga penegak hukum yang pernah terjadi di Cipete, dua tahun sebelumnya — dan justru melibatkan Febrie sendiri sebagai korban dugaan pengintaian.





