Gaji ke-13 ASN dan pensiunan resmi cair 2 Juni 2026 berdasarkan PP No. 9/2026. Cek siapa yang berhak, besaran per golongan, dan apa bedanya dengan THR.
Mahkamah Konstitusi memutuskan penetapan bencana nasional cukup didasarkan pada tiga dari lima indikator, dengan jumlah korban sebagai unsur wajib. Ambang angka setiap indikator belum ditentukan.
Headline
Media Rakyat | Samudrafakta
BRIN Minta Maaf Usai Poster Garuda Keliru
BRIN meminta maaf setelah poster Hari Lahir Pancasila memuat gambar Garuda yang jumlah bulunya keliru. Kesalahan itu memicu kritik publik dan evaluasi internal.
Teddy: Presiden Prabowo Bayar Lebihan Biaya Kunjungan
Teddy Indra Wijaya menyebut seluruh biaya tambahan kunjungan luar negeri Presiden Prabowo ditanggung dana pribadi. Pemerintah juga mengklaim rombongan kini lebih ramping dan diplomasi menghasilkan investasi besar.
Prabowo: Ekonomi Tumbuh, Tapi Belum Adil
Prabowo menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia belum cukup bila belum dirasakan adil oleh rakyat. Ia mendorong Ekonomi Pancasila lewat hilirisasi, desa, pangan, dan tata kelola.
Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku
Ekspor batu bara, kelapa sawit, dan paduan besi mulai masuk masa transisi satu pintu lewat DSI pada 1 Juni 2026 untuk memperkuat pengawasan dan penerimaan negara.
Fenomena Teror Pocong, Wawali Surabaya: Saya Datangi Biar Viral
Armuji meminta warga Surabaya tidak panik menghadapi isu pocong viral setelah polisi memastikan kabar di Mulyorejo merupakan hoaks rekayasa kecerdasan buatan.
Evaluasi Iduladha: Daging Kurban Surabaya Dipastikan Aman
DKPP Surabaya memastikan daging kurban Iduladha 2026 aman dikonsumsi setelah organ terinfeksi cacing hati dan cacing pita langsung diafkirkan.
Jay Idzes Absen dari Skuad Indonesia
Timnas Indonesia memanggil 23 pemain untuk melawan Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026. Jay Idzes absen, Mathew Baker masuk skuad senior.
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Pancasila Hilang di Mana?
Haedar mengingatkan bahwa Pancasila tidak cukup hadir dalam pidato dan slogan. Pancasila harus benar-benar tampak dalam praktik kehidupan masyarakat maupun penyelenggaraan negara
Tan Malaka dan Pertanyaan tentang Pancasila
Membaca kembali pemikiran Tan Malaka membuka pertanyaan kritis tentang kemerdekaan, keadilan sosial, dan relevansi Pancasila di Indonesia masa kini.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









