Menurut Yusril, Keterangan Kapolda yang Diajukan TPN sebagai Saksi Pengerahan Massa Bisa Berbalik kepada Dirinya Sendiri

Wakil Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra. (Dok. Partai Bulan Bintang)
TKN Siapkan Lawyer Kelas Atas

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sekitar 35-36 pengacara untuk menghadapi kemungkinan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) di MK.

Sengketa Pemilu yang dimaksud bisa juga diajukan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, bukan hanya dari TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

“Strukturnya ada 35-36 lawyer dan sebagian besar adalah lawyer profesional,” kata Yusril.

Bacaan Lainnya

Beberapa nama pengacara itu, menurut Yusril, diusulkan oleh partai koalisi pengusung Prabowo-Gibran. Dari sejumlah pengacara yang dimaksud, Yusril mengungkap, yang kemungkinan bakal menjadi wakil ketua Tim hukum TKN di sidang MK adalah Otto Hasibuan dan O.C. Kaligis. 

“Yang dimasukkan sebagai ketua tim itu saya, karena bidangnya hukum tata negara dan hukum administrasi negara. Dan wakil ketuanya itu yang diajukan adalah Pak Otto Hasibuan, wakil ketua juga Pak O.C. Kaligis. Sebagai wakil ketua juga Pak Fahri Bachmid dari Makassar,” jelasnya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini menegaskan pihaknya tetap akan menunggu, apakah kubu pasangan nomor 01 dan 03 mengajukan gugatan sengketa Pilpres ke MK atau tidak setelah rekapitulasi suara Pemilu 2024 diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 20 Maret mendatang. 

“Peraturan yang berlaku, pihak yang tidak puas terhadap putusan KPU itu dapat melakukan perlawanan ke MK. Permohonan supaya keputusan KPU itu dibatalkan itu hanya diberi waktu 3 hari dari tanggal 20. Jadi tanggal 23 itu permohonan itu sudah harus masuk,” pungkasnya.◼︎

Pos terkait