Dukungan Warga dan Petisi Online
Ratusan warga Kalurahan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan, Bantul, membubuhkan tanda tangan pada spanduk besar berisi petisi cinta dan peduli kasih bagi Mbah Tupon, pada Rabu, 23 April 2025.
Petisi itu berisi tuntutan keterbukaan proses hukum serta dikembalikannya hak dan keadilan Mbah Tupon dan keluarga sebagai pemilik sertifikat asli. Muncul dugaan ada tokoh publik yang terlibat, yang mana tokoh itu disebut pernah menjadi anggota DPRD Bantul.
Dukungan juga diunggah di laman change.org “Kembalikam Tanah Terakhir Mbah Tupon” untuk mendapatkan dukungan dari warganet. Sampai Ahad, 27 April 2029, baru ditandatangi sekitar 589 orang.
Kasus ini juga sudah dilaporkan ke Polda DIY. Mbah Tupon diperiksa mulai Kamis, 24 April 2025. Total ada lima orang yang dilaporkan, yaitu orang berinisial BR, TR, IF, TRY, dan AR. Dua inisial terakhir berprofesi sebagai notaris.
Pihak kepolisian belum banyak memberikan keterangan soal kasus ini.
“Bahwa benar kasus tersebut saat ini ditangani oleh Ditreskrimum Polda DIY, yang dilaporkan pada tanggal 14 April 2025. Dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Ihsan.
“Belum ada (tersangka),” katanya.***





