Sejak 23 Mei 2018, Sunarto menjabat sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial menggantikan H. Suwardi yang memasuki masa pensiun.
Dalam kariernya, Sunarto beberapa kali pernah memegang jabatan penting. Ia memulai kariernya sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Surabaya pada tahun 1986.
Pengabdiannya sebagai hakim bermula pada tahun 1987 di Pengadilan Negeri Merauke dan bertugas selama 5 tahun.
Kemudian, ia juga tercatat pernah bertugas di Pengadilan Negeri Blora hingga tahun 1997. Lalu, ia juga tercatat pernah menjadi hakim di Pengadilan Negeri Pasuruan pada 1997-2002.
Pada 2002, ia kemudian pindah ke Pengadilan Negeri Trenggalek dan diangkat menjadi Wakil Ketua. Berselang dua tahun, ia kemudian mengemban amanah sebagai Ketua PN Trenggalek.
Saat usianya menginjak 46 tahun, Sunarto kemudian diangkat menjadi hakim tinggi dengan penugasan pertama di Pengadilan Tinggi Gorontalo.
Tak sampai dua tahun bertugas di sana, ia kemudian berlabuh ke Jakarta untuk menjadi hakim tinggi pengawas pada Badan Pengawasan MA. Tugas itu diembannya sejak tahun 2006 hingga 2009.
Pada tahun 2009, kariernya terus naik. Di Badan Pengawasan MA, ia diberi amanah menjadi Inspektur Wilayah III. Setahun kemudian, Sunarto dilantik menjadi Inspektur Wilayah II dan menjabat hingga tahun 2013.
Pada 30 September 2013, Sunarto kemudian dilantik oleh Ketua MA saat itu, Hatta Ali, untuk menjadi Kepala Badan Pengawasan MA.
Sunarto memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga (UNAIR)Surabaya tahun 1984, gelar Magister Hukum dari Universitas Islam Indonesia (UII)Yogyakarta tahun 2000 dan gelar Doktor Ilmu Hukum diperoleh dari Universitas Airlangga Surabaya tahun 2012.
Sunarto pernah aktif sebagai ketua kelompok kerja Percepatan Peningkatan Kepercayaan Publik Bidang Pengawasan, menjadi narasumber nasional maupun internasional dan aktif menjadi penguji doktor pada Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga dan Universitas swasta lainnya.
Dalam sambutannya usai dinyatakan terpilih sebagai Ketua MA, Sunarto mendorong agar insan peradilan terutama di MA bekerja keras mengembalikan kepercayaan masyarakat.



