- Memiliki dinding pembuluh darah yang lemah sejak lahir (aneurisma konginetal)
- Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) selama bertahun-tahun
- Terdapat plak lemak (aterosklerosis) yang mengakibatkan dinding pembuluh darah melemah
- Menderita infeksi menular seksual sifilis yang tidak segera diobati, sehingga berdampak pada dinding aorta yang melemah
- Memiliki penyakit ginjal polikistik
- Berusia lebih dari 40 tahun
- Perempuan, terutama yang sudah menopause
- Memiliki cedera kepala
- Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
- Menggunakan narkoba, terutama kokain
- Kebiasaan merokok
- Turunan dari keluarga dengan aneurisma otak.
Itulah, penyebab dan gejala pembuluh darah di otak pecah. Segera periksa ke dokter apabila Anda mulai mengalami sakit kepala hebat secara tiba-tiba.***





